Presiden Lantik Lima Duta Besar RI

Kamis, 27 Desember 2007 15:36 WIB | 1063 Views

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kamis siang di Istana Negara melantik lima duta besar Republik Indonesia (RI) untuk negara sahabat.

Kelima dubes tersebut adalah Sukarni Sikar sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Senegal, berkedudukan di Dakkar, dan Iwan HS Wiranataatmaja untuk Republik Islam Iran, berkedudukan di Teheran, serta Yuli Mumpuni Widarso untuk Republik Demokrat Aljazair, berkedudukan di Aljier.

Kemudian, Alfred Tanduk Palembangan menjadi Duta Besar dan Berkuasa Penuh untuk Republik Bolivia, Republik Venezuela, dan merangkap untuk St. Vincent, berkedudukan di Caracaz.

Selain itu, Sanusi menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Libya, berkedudukan di Tripoli.

Penetapan kelima duta besar tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 94 P/2007, Nomor 106/P Tahun 2007, dan Nomor 112/P/2007 tertanggal 6 Desember 2007.

Hadir pada pelantikan itu, antara lain Wakil Presiden (Wapres) M. Jusuf Kalla dan Menkopolhukam Widodo AS, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah.

Hadir pula anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), seperti Ali Alatas, Sjahrir, serta Ketua Komisi I DPR RI Theo Sambuaga. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2007

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Polisi duga kelompok Mathias Wenda kreator penembakan

Polisi duga kelompok Mathias Wenda kreator penembakanKepolisian daerah Papua menduga kreator serangkaian aksi penembakan di Skouw-Wutung perbatasan RI-PNG, Distrik Muara ...

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di Cibodas

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di CibodasUnit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas selaku satuan kerja Lembaga Ilmu ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...