Jumhur: Semua Asuransi TKI Berengsek

Rabu, 9 Januari 2008 19:45 WIB | 1775 Views

Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat, menyatakan bahwa semua asuransi TKI berengsek karena tidak memenuhi syarat dan tidak melindungi TKI.

Jumhur di Jakarta, Rabu, menegaskan bahwa lima konsorsium asuransi TKI tidak memenuhi syarat dan tidak melindungi TKI.

"Semua konsorsium asuransi TKI tidak memiliki perwakilan di luar negeri, tidak membuka 'shelter' (penampungan sementara) di negara tujuan penempatan TKI," kata Jumhur.

Tidak hanya itu, Jumhur juga mengemukakan memiliki data bahwa banyak TKI yang tidak
dibayar klaim (santunan). "Sebagian TKI enggan mengajukan klaim karena prosesnya rumit, ada juga yang enggan karena sudah terlanjur pulang kampung," kata Jumhur.

Oleh karena itu, dia meminta Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) meninjau kembali kinerja konsorsium asuransi TKI yang ada.

Ketika ditanya pers mengapa BNP2TKI tidak menganjurkan, agar TKI tidak ikut asuransi, Jumhur mengatakan bahwa keikutsertaan dalam program asuransi adalah amanat Undang-Undang (UU) Penempatan dan Perlindungan TKI.

"Nanti, TKI tidak boleh berangkat karena tidak diasuransikan," katanya.

Solusinya, kata Jumhur, pembenahan program pelindungan TKI melalui asuransi.

Lima jasa asuransi TKI yang ada di Indonesia adalah PT Asuransi Jasindo dan konsorsium Asuransi Bangun Askrida, konsorsium asuransi Ramayana, konsorsium asuransi Proteksi, dan konsorsium asuransi Adira Dinamika. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Pusat konseling remaja di sekolah akan diperbanyak

Pusat konseling remaja di sekolah akan diperbanyakBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional akan memperbanyak pusat informasi konseling remaja dan mahasiswa di ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Wamendagri Arab Saudi kunjungi lokasi bantuan

Wamendagri Arab Saudi kunjungi lokasi bantuanWakil Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Abdulrahman Ar Robiian berkunjung ke Provinsi Aceh untuk melihat langsung ...