Longsor di Jayapura, Tujuh Orang Masih Tertimbun

Selasa, 15 Januari 2008 08:54 WIB | 1477 Views

Jayapura (ANTARA News) - Tanah lonsor telah menimbun sedikitnya tujuh orang di Kelurahan Bhayangkara, Kodya Jayapura, Papua, setelah hujan deras disertai guntur dan kilat mengguyur wilayah itu sejak Senin petang.

Selain di Kelurahan Bhayangkara, bencana yang terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, Senin tengah malam sekira pukul 24.00 WIT, itu juga menimpa daerah Pasir 2 Kelurahan Tanjung Ria.

Wartawan ANTARA News dari Jayapura Selasa pagi melaporkan, selain tujuh orang yang masih tertimpun longsor, empat jenazah korban lainnya dilaporkan telah berhasil dievakuasi dan disemayamkan di Rumah Sakit Umum Dok 2 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Aparat TNI dan Polri bersama warga setempat tengah bergotong royong mencari korban yang masih tertimbun.

Sebuah peralatan berat berupa excavator mini sudah dioperasikan untuk pencarian korban, sementara excavator berukuran besar yang didatangkan tidak bisa memasuki lokasi bencana karena terhalang rumah-rumah penduduk.

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aleks Hesegem, dan Kapolda Papua, Irjen Pol. Max D Aer, juga terlibat langsung dalam upaya evakuasi.

Selain tanah longsor, hujan deras juga menyebabkan wilayah Kelurahan Gurabesi, Jayapura, tergenang banjir. Meluapnya Kali Anafri yang mengalir di belakang gedung BRI Jayapura telah menghanyutkan sebuah rumah.

Seorang ibu dan anaknya ikut terseret arus dalam kejadian itu, meski sang anak berhasil diselamatkan, sementara ibunya belum ditemukan.

Di pasar umum Yotefa sekitar 10 kilometer timur kota Jayapura, banjir menggenang setinggi sekira satu meter sehingga aktivitas jual-beli terhenti.

Hingga berita ini disiarkan, warga kota Jayapura tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi tanah longsor untuk memberikan bantuan. Warga juga memadati RSU Dok 2 untuk menjenguk para korban bencana alam ini.(*)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Presiden minta pelayanan optimal selama arus mudik

Presiden minta pelayanan optimal selama arus mudikPresiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta operator angkutan arus mudik Lebaran 2014 memberikan pelayanan yang optimal ...

Aksesi FCTC dinilai dapat lindungi anak Indonesia

Aksesi FCTC dinilai dapat lindungi anak IndonesiaAksesi Kerangka Kerja Pengendalian Produk Tembakau yaitu FCTC (FrameWork Convention on Tobacco Control) dinilai dapat ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...