Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan laju inflasi Maret akan lebih rendah dibandingkan inflasi Februari yang mencapai 0,30 persen.
Ekonomi & Bisnis
Hatta: Hanya Presiden Tahu Calon Gubernur BI
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, dia masih belum mengetahui nama calon Gubernur BI dan hanya Presiden yang mengetahui nama calon tersebut.
BC Kembangkan Unit Analisa Penumpang Pesawat
Direktorat Jendral Bea dan Cukai (BC) mengembangkan passenger analysis unit atau unit analisa penumpang pesawat sebagai deteksi awal kemungkinan adanya penyelundupan melalui jalur angkutan udara.
Dirjen BC: 1800 Pabrik Rokok Tutup
Direktorat Jendral Bea dan Cukai (BC) mengungkapkan bahwa selama periode 2007/2008 hingga saat ini sebanyak 1.500 hingga 1.800 pabrik rokok tutup karena melakukan pelanggaran bidang cukai.
Harga Minyak Melemah di Perdagangan Asia
Minyak turun lagi di perdagangan Asia Jumat karena menguatnya dolar AS telah menekan keinginan besar investor untuk minyak mentah berjangka, kata analis.
FPG DPR Tolak Asing Kuasai Sektor Pangan
Fraksi Partai Golkar tolak asing menguasai mayoritas sektor ketahanan pangan di Indonesia yang sangat fundamental karena menyangkut hajat hidup bangsa Indonesia.
Menkeu: Defisit 2,1 Persen Masih Bisa Dikelola
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa defisit RAPBNP 2010 yang ditetapkan sebesar 2,1 persen dari PDB masih dalam batas yang dapat dikelola termasuk pembiayaan melalui pinjamannya.
Menkeu: Dinamika Global Masih Pengaruhi Rupiah
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa dinamika global dan regional kemungkinan besar masih akan mempengaruhi nilai tukar rupiah pada beberapa waktu ke depan.
Presiden: Kontribusi Pajak Harus Naik
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa kontribusi sektor pajak dalam penerimaan negara harus terus meningkat sesuai dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi dan geliat sektor industri di Tanah Air.
Perbankan Tidak Terpengaruh CAFTA
Sektor perbankan sampai saat ini tidak terpengaruh perdagangan bebas China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA), hal tersebut dapat dilihat dari relatif rendahnya pinjaman yang tidak terbayar (nonperforming loan - NPL), yakni di bawah lima persen.












