Rupiah Pagi Dekati Rp9.600 Per Dolar AS
Jakarta, (ANTARA News) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu pagi melemah mendekati angka Rp9.600 per dolar, karena pelaku pasar cenderung melepas mata uang lokal itu, sekalipun bursa Wall Street cenderung tak menentu.Nilai tukar rupiah terhadap dolar turun 25 poin menjadi Rp9.595-Rp9.605 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.570-Rp9.585.
Analis Valas, Rully Nova di Jakarta, Rabu mengatakan, rupiah masih tertekan pasar, karena pasar global cenderung negatif terutama pasar saham Eropa yang merosot tajam.
Tekanan pasar yang negatif sebenarnya bisa berkurang, setelah dua pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah untuk sementara penahanannya ditunda, katanya.
Menurut dia, penundaan penahanan kedua pimpinan KPK non aktif menunjukkan hukum di Indonesia dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku, namun semula dikhawatirkan tidak bisa berjalan dengan baik sehingga memberikan image jelek setelah penahanan keduanya.
Namun kuatnya tekanan pasar itu mengakibatkan rupiah agak tertekan sehingga mengalami koreksi harga yang cukup tinggi, ucapnya.
Rupiah saat ini akan berada dalam kisaran antara Rp9.600 sampai Rp9.700 per dolar sepanjang pekan ini dan agak sulit untuk bisa mencapai angka Rp9.800 per dolar.
Apabila rupiah berada dalam kisaran antara Rp9.700 -rp9.750 maka Bank Indonesia (BI) akan masuk pasar dengan melepas cadangan dolar, agar tekanan pasar tumbuh dengan baik.(*)