ABK Tewas Dihantam Besi di Atas Kapal
Jakarta (ANTARA News) - Faisal (40), anak buah kapal (ABK) Kapal Layar Motor Antartika, Senin sore pukul 15:00 WIB, tewas di RSUD Koja, Jakarta, setelah sebelumnya dihantam besi oleh orang tak dikenal di atas kapalnya itu.
Faisal mengalami luka sobek di kepala setelah dipukul seseorang Senin dinihari sekitar pukul 01:.00 WIB saat kapalnya sedang sadar dan dalam perbaikan di Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara.
Menurut AKP M Iqbal Kasat Reskrim KPPP, korban dipukul saat berada di kamar mesin dan sempat meminta tolong ke ruang ABK, namun korban kemudian tewas akibat luka kepala yang serius dan terlalu banyak kehabisan darah.
"Enam saksi mata yang merupakan ABK sudah kami diperiksa. Namun pelaku pemukulan, belum diketahui," katanya.
Faisal mengungkapkan, dalam keadaan kepala berlumuran darah korban sempat naik ke geladak kapal dan tiba di ruang ABK. Korban hanya sempat mengatakan kalau dirinya dipukul di ruang mesin, setelah itu ambruk tak sadarkan diri.
"Korban sempat dirawat di ruang ICU RSUD Koja. Namun sekitar pukul 15.00 WIB meninggal dunia," katanya.
Kasat Reskrim menduga motif pemukulan pelaku adalah karena dendam.
"Saat ini semua awak kapal yang berjumlah 11 orang akan diperiksa, walaupun saat kejadian, hanya ada 6 orang ABK," katanya.
Kapal Layar Motor Antartika itu sudah sandar di Kali Baru, sejak sebulan yang lalu.(*)
COPYRIGHT © 2009 ANTARA
PubDate: 10/11/09 04:20
