Partai Buruh Bergabung dengan Gerindra
Jakarta (ANTARA News) - Partai Buruh bersama enam parpol yang tidak memperoleh ambang batas suara minimal 2,5 persen pada Pemilu 2009, sepakat bergabung dengan Partai Gerindra untuk menghadapi Pemilu 2014 dan Pilpres 2014, kata Sekjen Partai Buruh H Sonny Pudjisasono."Alasan kami bergabung dengan Partai Gerindra, karena dalam Pilpres 2009, kami mencalonkan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres," kata Sonny di Jakarta, Senin, di sela-sela rencana peluncuran Kantor Berita Televisi Indonesia (BTV).
Menurut Sonny, ke-7 parpol yang akan bergabung ke Partai Gerindra, yakni Partai Buruh, Partai Merdeka, Partai Kedaulatan, Pakar Pangan, PPNUI, Partai Sosialis Indonesia (PSI) dan PNI Marhenisme.
Ia menyatakan, bergabung ke-7 parpol tersebut juga dimaksudkan menghadapi UU Pemilu mendatang yang kemungkinan mensyaratkan ambang batas suara di DPR di atas 2,5 persen pada Pemilu 2014 mendatang.
Dengan bergabungnya ketujuh parpol tersebut, diharapkan perolehan suara Partai Gerindra akan meningkat pada Pemilu 2014, karena dalam pemilu 2009 hanya memperoleh sekitar 3 persen suara, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sonny Pudjisasono selaku Presiden Direktur Kantor Berita TV Indonesia (BTV) menjelaskan, BTV secara resmi akan diluncurkan pada April 2010, yang berkantor pusat di Gedung Arva Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat.
"BTV akan bertugas menyebarkan berita yang berkategorikan nasional kepada 22 TV lokal yang telah bersedia berlangganan, seperti tv lokal yang berada di Padang, Palembang, Lampung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Bali," katanya.
Menurut Sonny, beroperasinya BTV akan membantu pengisian program berita nasional dan internasional kepada tv loka, sehingga tv lokal di daerah mampu menghemat biaya karena mereka tidak perlu membuka kantor perwakilan di Jakarta.
Ketika ditanya tentang sistem pengiriman gambar dan suara, Sonny mengatakan, sistem pengirimnya via satelit (real time) atau mirip internet, sehingga hanya yang berlangganan yang akan mendapatkan pasokan berita dan mereka mendapatkan "password" khusus untuk mengambil berita yang diinginkan.
Tentang besarnya investasi dalam pendirian BTV, Sonny menyatakan belum bersedia merinci besarnya investasi, karena angka pastinya kan diumumkan pada peluncuran BTV April mendatang.(*)