Seorang "Bonek" Masih Dirawat di RSUD Banyumas
Banyumas (ANTARA News) - Seorang suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan "Bonek" (bondho nekat), Ardi Iswanto (15) hingga Senin siang masih menjalani perawatan di kamar isolasi, Ruang Dahlia, RSUD Banyumas, Jawa Tengah.Ardi yang berdiri di atas atap kereta api dari Bandung menuju Surabaya, Minggu (24/1), terjatuh di Desa Sibalung Kecamatan Kemranjen, Banyumas, akibat lehernya tersangkut kabel listrik yang melintang di atas jalur kereta api.
Korban yang tidak membawa kartu identitas apapun, ditemukan penduduk dalam keadaan luka parah dan dibawa ke Puskesmas Kemranjen yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Banyumas.
Hingga saat ini, korban yang dirawat di kamar isolasi tersebut terus mengigau dan meronta-ronta sehingga kedua tangannya diikat di tempat tidur.
Dia sering kali meneriakkan yel-yel dukungan kepada Persebaya "Persebaya jangan kalah" maupun memanggil-manggil orang tuanya.
Identitas korban baru diketahui setelah orang tuanya datang ke RSUD Banyumas pada Senin pagi.
Ayah korban, Sucipto (42) mengaku baru mengetahui anaknya dirawat di RSUD Banyumas setelah kakaknya menanyakan kepada kepolisian terdekat di kampung halamannya di Tenggilis Jaya RT 02 RW 06, Kendangsari, Surabaya.
Menurut dia, Ardi yang masih bersekolah di SMP dr Sutomo Surabaya, sepulang sekolah pada Kamis (21/1) berpamitan ke rumah teman.
"Kami tak menyangka kalau dia bersama teman-temannya berangkat ke Bandung untuk memberi dukungan kepada Persebaya. Bahkan, kami juga tak tahu dia berangkat naik apa," katanya.
Saat teman-temannya pulang pada Minggu (24/1), kata dia, keluarga mendapat kabar jika Ardi terjatuh dari kereta api tapi tak diketahui di daerah mana terjatuhnya.
Menurut dia, keluarga pun berusaha melacaknya dengan bertanya kepada kepolisian terdekat hingga akhirnya mendapat kabar jika Ardi terjatuh di wilayah Banyumas dan mendapat perawatan di RSUD Banyumas.
"Setelah kami yakin jika korban itu adalah Ardi, saya bersama istri dan mbahnya Ardi segera datang ke sini," kata Sucipto. (*)