Pelita Jaya Kalahkan Persitara 1-0
Karawang (ANTARA News) - Pelita Jaya berhasil mengalahkan Persitara dengan skor 1-0 pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia 2009/2010 di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu malam.Striker asal Maroko Reduane Barkaoui, menjadi penentu kemenangan Pelita Jaya yang tercipta melalui tandukannya saat menerima umpan dari sebelah kanan gawang Persitara, melalui kaki Esteban Vizcarra.
Pada babak pertama menit ke-25 itu, penjaga gawang Persitara, Wawan Dermawan gagal membendung tandukan bola dari Barkaoui, hingga terciptalah gol.
Gol perdana Pelita Jaya itu disambut pesta kembang api dan aplaus oleh pendukung Pelita Jaya yang memenuhi Stadion Singaperbangsa sehingga suasana Stadion Singaperbangsa "bergemuruh" saat Barkaoui mencetak gol.
Para pemain Pelita Jaya pun secara bergantian menghampiri Barkaoui setelah tercipta gol pertama Pelita Jaya. Kemudian, Barkaoui langsung berjoged jaipong di depan tribun utara, tempat para pendukung Pelita Jaya menonton pertandingan tersebut.
Gol perdana Pelita Jaya itu membuat anak asuh Fandi Ahmad semakin bersemangat, dan terus menggempur pertahanan Persitara. Bahkan, pada menit ke-32, tendangan Ardan Aras berhasil menjebol gawang Persitara.
Namun, gol yang tercipta dari kaki Ardan itu dianulir wasit yang memimpin pertandingan, Eri Bastari.
Persitara sendiri terus menggempur daerah pertahanan Pelita Jaya. Tapi, Prince Kabir Bello dan kawan-kawannya harus puas hanya menghasilkan peluang selama babak pertama. Begitu juga pada babak kedua, serangan yang digencarkan Persitara tidak membuahkan gol.
Beberapa tendangan anak asuh Dody Sahetapy tidak berhasil menjebol gawang Pelita Jaya yang dijaga oleh I Made Kadek. Hal serupa juga dialami skuad Pelita Jaya, hanya menghasilkan peluang pada babak kedua pertandingan.
Hingga wasit meniup pluit panjang pertanda berakhirnya pertandingan, Pelita Jaya tetap unggul dengan skor 1-0.
Asisten Pelatih Persitara Dody Sahetapy mengatakan, kekalahan yang diderita Persitara saat melawan Pelita Jaya itu akibat anak asuhnya yang terlalu mengikuti irama permainan Pelita Jaya.
"Sebelumnya, kami sudah mengantisipasi permainan cepat Pelita Jaya, tapi para pemain justru terbawa emosi, sehingga tidak bisa membendung serangan Pelita Jaya. Secara umum, pertandingan ini (Pelita Jaya lawan Persitara) cukup seru," kata Dody.
Dikatakannya, untuk menaikkan Persitara ke klasemen atas manajemen akan segera merekrut permainan asing, karena saat ini Persitara cukup minim pemain asingnya.
Sedangkan Asisten Pelatih Pelita Jaya Djajang Nurjaman bersyukur bisa mengalahkan Persitara di kandangnya, sehingga secara perlahan Pelita Jaya bisa menuju ke klasemen atas pada putaran kedua LSI 2009/2010 ini.
"Pertandingan cukup alot. Peluang kita (Pelita Jaya) juga lebih banyak dibandingkan dengan peluang Persitara. Dengan satu gol pada pertandingan ini, saya kira cukup untuk menyalip Persitara menuju klasemen atas," katanya.
Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan tiga kartu kuning, masing-masing kartu kuning untuk Dedy Mulyadi (Persitara) pada menit ke-11, Yohan Ibo (Pelita Jaya) pada menit ke-39, dan Supriyadi (Persitara) pada menit ke-87.
Di sela waktu istirahat, sempat terjadi insiden di tribun penonton bagian selatan. Salah seorang penonton terjatuh dari tribun hingga harus ditandu oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Karawang. Kondisi penonton yang terjatuh itu berdarah pada bagian kepala dan dagunya.
Selanjutnya, petugas PMI Karawang membawa penonton yang terjatuh itu ke rumah sakit terdekat, dengan menggunakan mobil ambulance PMI. (PK-MAK/R009)