Jalinsum Lampung Selatan Akan Ditutup

Bakauheni, Lampung (ANTARA News) - Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Lampung Selatan akan ditutup karena ada pemasangan jembatan rangka baja semi permanen pada titik ambrol di KM 79.

Pengawas dari PT Syukri Balak Lampung yang mengerjakan pemasangan tersebut, Fajar, di Bakauheni, Minggu, mengatakan pemasangan jembatan rangka baja membutuhkan waktu lebih lama dan menyita seluruh badan jalinsum, sehingga seluruh kendaraan tidak boleh melalui jalur tersebut.

"Kami tidak dapat memastikan jam penutupan, namun dipastikan mulai Senin siang besok dari pemasangan hingga selesai dipasang dan siap dilalui kendaraan dilakukan penutupan," jelasnya.

Dia mengatakan jembatan rangka baja sebelumnya telah dirakit kemudian tinggal menggeser posisinya di titik jalinsum yang ambrol beberapa waktu lalu.

Karena bobot cukup berat maka akan menyita waktu lebih lama dan terpaksa menutup Jalinsum hingga proses penggeseran selesai.

"Lama proses penggeseran tidak dapat dipastikan, namun biasanya membutuhkan waktu minimal enam jam jika tidak ada kendala pemasangan," ujar dia.

Setelah jembatan tersebut dipasang, maka bagian bawah titik ambrol akan dipasang sepuluh buah gorong-gorong dengan menggali bagian bawah dengan kedalaman hingga 24 meter guna mengalirkan air yang tergenang disisi barat jalinsum yang selama ini menjadi pemicu ambrol.

"Setelah jembatan rangka baja dipasang, maka jalinsum dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan seperti biasanya," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada saat pemasangan jembatan rangka baja tersebut, Satlantas Polres Lampung Selatan akan mengalihkan arus lalu lintas kendaraan ringan dari arah BandarLampung melalui jalur alternatif Simpang Gayam- Simpang Ketapang dan juga sebaliknya.

Namun untuk kendaraan berat dari Pelabuhan Bakuheni akan tetap melewati jalinpantim menuju Bandarlampung melalui Simpang Sribawono tembus Pos Polisi Jalan Raya (PJR) Panjang atau Simpang Empat Kali Balok, Bandarlampung. (KA*T013/K004)