Rooney Cetak Gol Ganda

Manchester, Inggris (ANTARA News) - Wayne Rooney mencetak dua gol ketika Manchester United maju ke perempat final Liga Champions setelah menang 4-0 atas AC Milan, sehingga mereka unggul agregat 7-2 dalam dua pertandingan (leg) itu.

Rooney, yang mencetak dua gol kali ketika mereka menang 3-2 di San Siro, menjadi pemain target ketika menggebrak pada menit ke-13 sehingga membuat terhenyak juara tujuh kali itu, sebagaimana dikutip dari Reuters. 

Ia menambah angka kedua pada awal babak kedua dalam pertandingan penentuan itu, kemudian Park Ji-sung menambah angka setelah pertandingan berlangsung satu jam dan pada menit akhir Darren Fletcher menyempurnakan kemenangan mereka.

"Kami baru mulai bangkit pada babak kedua. Setelah itu kami bermain bagus. Ketika kami mempertahankan tempo, rasanya sukar berkembang. Dengan gaya permainan seperti tadi, saya kita tidak masalah siapa pun lawan kami berikutnya," kata pelatih United Alex Ferguson.

Milan, tidak diperkuat pemain cedera bek tengah Alessandro Nesta, striker Alexandre Pato dan pemain tengah Luca Antonini, kelihatan membuat jarak ketika pertandingan baru dimulai namun usaha mereka tetap kandas.

Rooney melakukan tembakan tetapi melebar ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit dan bek Neville melakukan hal sama menggunakan kaki kiri, namun bola mengenai tiang gawang.

Milan seharusnya sudah memiliki angka sejak melakukan serangan awal melalui Andrea Pirlo yang menendang bebas ke arah Ronaldinho, tetapi tendangan pemain dari Brazil itu meluncur tipis dari tiang gawang, pada menit kedelapan.

Seandainya Klaas Jan Huntelaar mampu menguasai tendangan Thiago Silva ketika ia berada pada posisi bagus, kemungkinan angka tim itu pun sudah lahir.

Ketika Daniele Bonera beroperasi di lini tengah dan mengirim bola kepada Rooney yang lagi tidak terkawal dan ketika Neville berada di daerah berbahaya lawan di dekat kotak penalti, seharusnya gol pun sudah tercipta tetapi lagi-lagi si kulit bundar tidak tepat ke tengah gawang.

Milan butuh tiga gol untuk melewati lawannya dan dalam kondisi permainan seperti itu kelihatannya sudah tidak mungkin, apalagi dibutuhkan rasa percaya diri tinggi untuk mewujudkannya dan angka agregat mereka sudah tertinggal jauh.

Ketika pertandingan babak kedua baru berjalan satu menit United tampil menyerang dari berbagai lini, sampai akhirnya Rooney mendapat peluang untuk mencetak golnya yang kedua dan ke-30 musim ini.

Paul Scholes membangun serangan dan meneruskannya kepada Park yang berhasil menciptakan gol ketiga ketika Milan seperti tertatih mengusahakan gol balasan mereka.

Masuknya David Beckham pada menit ke-65 menggantikan Ignazio Abate, amat menggembirakan penonton malam itu dan pemain tengah itu, yang meninggalkan United ke Real Madrid pada 2003, mendapat sambutan riuh sorakan dan tepuk tangan sembari berdiri dan ia pun sempat mencoba Edwin van der Sar melalui tendangan amat tajam.

Ketika pertandingan kelihatannya sudah tidak berubah lagi angkanya, penonton United malah menghabiskan waktu 20 menit akhir dengan berteriak mengumandangkan nyanyian anti-Glazer dan mengebut-ngebutkan spanduk hijau kuning anti-Amerika atas klub itu.

Penonton kembali bersorak dua menit menjelang akhir permainan, kali ini karena Fletcher mencetak gol keempat tim itu, sehingga semakin sempurnalah rasa malu Milan di lapangan itu.

Dengan majunya Arsenal melawan Porto, Selasa, maka Chelsea dapat melakukan hatrik tim Inggris itu ke delapan besar bila mereka mampu mengatasi defisik 1-2 melawan Inter Milan di Stamford Bridge, minggu depan.(A008/A024)