Anas Urbaningrum: Setiap Tamu Negara Layak Dihormati

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Anas Urbaningrum, menyatakan setiap tamu negara layak dihormati termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama karena hal itu merupakan bagian dari kelaziman dalam hubungan antarbangsa yang beradab serta bermartabat.

"Prinsip politik luar negeri Indonesia adalah `bebas dan aktif` dan menjalin hubungan dengan negara mana pun, demi kepentingan nasional," tegasnya kepada ANTARA News, di Jakarta, Rabu.

"Ingat, hubungan RI-AS dilakukan demi kepentingan nasional. Menolak kedatangan tamu negara (Presiden AS) adalah tindakan yang berlebih-lebihan," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, jika dikaitkan dengan `rumor-rumor` dan ketakutan atas pengalaman masa silam.

"Indonesia adalah negara berdaulat dan bermartabat. Karena itu, mari kita tunjukkan dengan menerima tamu negara dengan sikap percaya diri, sopan dan penuh martabat pula," tegasnya.

Menurut Anas Urbaningrum yang juga Ketua DPP Partai Demokrat bidang Politik, kalau pun tetap ada pihak menolak kedatangan Presiden Obama, maka hal itu tidak menjadi persoalan. "Namanya juga demokrasi. Hanya saja patut disayangkan," katanya lagi.

Ia menilai, justru Indonesia sekarang berkesempatan mengambil manfaat dari kedatangan Obama, bagi kepentingan nasional di berbagai bidang termasuk mengambil peran penting untuk membangun relasi yang damai dan saling respek antara Islam dan Barat.

"Itu penting bagi perdamaian dunia," tegas Anas Urbaningrum.(M036/B013)