Korban Bentrok Buol Berangsur Membaik

Palu (ANTARA News) - Dua dari sembilan korban bentrokan di Buol, Sulawesi Tengah, saat ini kondisi kesehatannya berangsur membaik setelah dioperasi dan menjalani perawatan intensif di RSU Undata Palu.

Korban tersebut adalah Ikhsan Mangge dan Firman yang hingga Senin masih beristirahat di ruangan masing-masing. Ikhsan Mangge dirawat di ruang "G" Paviliun Kenanga dengan ditemani istri dan sepupunya.

Ikhsan telah menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di pinggulnya pada Sabtu sore (4/9).

Sementara Firman saat ini berada di ruang IGD RSU Undata karena baru menjalani operasi pemotongan usus yang terkena peluru saat bentrokan terjadi di Buol pada 31 Agustus 2010.

Firman yang masih duduk di kelas III sebuah SMK itu sebenarnya sudah menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru di RSU Buol tapi untuk pemulihan pascaoperasi dia harus dirujuk di RSU Undata Palu.

"Kata dokter, dia (Firman) harus beristirahat total untuk memulihkan kondisi tubuhnya," kata ibu Firman, Hasnah.

Sementara itu, tujuh pasien korban bentrok lainnya dirawat di ruang terpisah di rumah sakit milik pemerintah itu.

"Mereka saat ini sedang beristirahat untuk menunggu operasi," kata seorang dokter jaga di rumah sakit.

Semua korban yang yang dirujuk di RSU Undata Palu mengalami luka tembak terkena peluru tajam aparat kepolisian.

Semua korban mengalami luka tembak mulai dari kaki hingga bagian mata.

Biaya operasi dan perawatan korban akan ditanggung oleh pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, sementara Pemkab Buol akan membantu keluarga yang menunggui korban dengan uang sebesar Rp10 juta per keluarga.

Hingga saat ini kondisi di Buol dikabarkan berangsur kondusif setelah pasukan Brimob dan TNI berhasil mengendalikan situasi.
(R026/B010)