CSIS: RI Penting Ciptakan Asia Pusat Politik Global
Seoul (ANTARA News) - Indonesia dapat memainkan peran penting dalam upaya menciptakan Asia sebagai pusat politik global melalui kerjasama perhimpunan bangsa Asia Tenggara (ASEAN), karena organisasi ini yang memulai kerjasama regional di Asia, kata Wakil Ketua CSIS Jakarta, Jusuf Wanandi.Di samping itu, Indonesia juga dapat berperan melalui inisiatif dalam menentukan dan membentuk pertemuan-pertemuan tingkat tinggi di kawasan Asia Timur dalam rangka berkontribusi menciptakan Asia sebagai pusat perkembangan politik baru dunia, kata Wakil Ketua Centre for Strategic and International Studies, (CSIS) itu kepada ANTARA News di Seoul, Senin.
"Jadi Indonesia sebagai pemimpin informal di kawan ASEAN terus menggalang kerjasama di antara negara-negara di kawasan tersebut dan mengorganisir negara-negara yang tergabung dalam ASEAN plus 3 (China, Jepang, Korea) untuk maksud tersebut," katanya di sela-sela pertemuan wartawan dan rekatur dunia (J-Global Forum) ke 13 yang berlangsung 5-6 September, 2010.
J-Global Forum adalah pertemuan tahunan para redaktur dan wartawan internasional yang membahas isu-isu global. J-Global Forum 2010 diikuti oleh 10 wartawan dan redaktur senior dari berbagai Negara termasuk India, China, Jepang, Argentina, Turki dan Indonesia.
Namun demikian, menurut dia, Indonesia dan beberapa negara di kawasan tersebut juga harus memperhatikan hal-hal yang dapat mengganggu upaya-upaya mereka dalam mencapai tujuan tersebut, kata wakil ketua Pusat Kajian Strategis dan Internasional tersebut.
Dia menyebutkan, beberapa negara di kawasan tersebut yang masih memiliki persoalan bilateral antara lain Indonesia yang memiliki persoalan ketenagakerjaan dan masalah perbatasan wilayah dengan Malaysia.
"Sekitar dua juta orang Indonesia berada di Malaysia. Kedua negara harus memikirkan kesejahteraan mereka. Hal ini menjadi landasan bagi masa depan hubungan Indonesia dan Malaysia yang lebih baik di masa mendatang," kata Jusuf.
Indonesia masih dianggap penting dalam turut serta menciptakan Asia sebagai pusat politik global, katanya, seraya menambahkan, karenanya Indonesia harus terus melakukan berbagai upaya untuk mencapai tujuan tersebut.
Namun, upaya-upaya tersebut tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja melainkan juga oleh pihak-pihak lain seperti sektor swasta, para ahli, lembaga-lembaga swadaya masyarakat dan media massa, katanya.
(T.B005/H-KWR/P003)