Taiwan Temukan Penumbuh Obat pada Daging Sapi AS

Taipei  (ANTARA/CNA) - Petugas kesehatan, Jumat, menemukan kandungan obat perangsang binatang ternak supaya tidak berlemak pada daging impor dari Amerika Serikat dan Kanada, dan juga dalam daging angsa lokal.

Tingkat kandungan obat ractopamine yang membuat binatang ternak lebih berotot dalam daging sapi mencapai 10 ppb (bagian per miliar), batas yang diperbolehkan di 26 wilayah dan negara tetapi dilarang di Taiwan, kata Badan Administrasi Obat dan Makanan dari Kementerian Kesehatan Taiwan.

Badan tersebut menemukan sisa obat antara 0,48 ppb dan 5,62 ppb pada delapan sampel daging sapi AS dan sisa kandungan sebesar 0,8 ppb pada satu sampel daging sapi Kanada.

Mereka juga menemukan jejak obat sebesar 5,63 ppb zilpaterol, obat penumbuh otot lain, dalam satu sampel daging angsa lokal.

Para pejabat kesehatan mengambil 43 sampel daging sapi dan 28 daging angsa dari sejumlah pasar swalayan di New Taipei City, kota Kaohsiung, kota Taichung and daerah Changhua.

Badan itu mengatakan mereka telah menginstruksikan pasar swalayan supaya menarik produknya dari peredaran.

Pada 14 Januari, Menteri Kesehatan Yaung Chih-liang mengumumkan pendeteksian pertama ractopamine dalam daging sapi impor asal AS sejak Taiwan membuka kembali perdagangan daging sapi Amerika pada 2007, setelah pelarangan impor karena kekhawatirkan penyakit sapi gila.(*)