Euro bangkit dari posisi terendah

Tokyo (ANTARA News) - Kurs euro menguat terhadap dolar di perdagangan Asia, Kamis, setelah jatuh ke posisi terendah empat bulan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas buruknya fiskal zona euro karena Yunani yang terlilit utang menetapkan pemilu baru.

Mata uang tunggal, yang jatuh menjadi 1,2681 dolar pada Rabu - tingkat terendah sejak pertengahan Januari - dibeli 1,2739 dolar dan 102,24 yen dalam perdagangan sore di Tokyo, naik dari 1,2715 dolar dan 102,13 yen di New York akhir Rabu.

Pada Kamis, dolar berpindah tangan pada 80,27 yen terhadap 80,32 yen, setelah data resmi menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 1,0 persen pada kuartal Januari-Maret dari tiga bulan sebelumnya.

Euro berada sedikit lebih tinggi karena "short covering" menyusul gambaran beragam di pasar Asia meningkatkan sentimen risiko setelah bursa saham dunia jatuh pada Rabu, kata Junichi Ishikawa, analis valas IG Market Securities di Tokyo.

"Investor menyesuaikan posisi mereka setelah penurunan beruntun panjang pada euro," katanya kepada Dow Jones Newswires.

Ishikawa mengatakan euro "telah sedikit oversold" tapi masih diperkirakan melem dalam jangka panjang.

Christopher Vecchio, analis mata uang di DailyFX, mengatakan: "Dengan latar belakang zona euro sangat banyak di tempat sekarang, volatilitas di sini untuk tinggal, dan reli akan dibatasi pada 1,2800 dolar (dalam perdagangan euro/dolar)."

Yunani pada Rabu melantik seorang hakim senior sebagai perdana menteri sementara yang bertugas menyelenggarakan pemilu baru setelah pemungutan suara tidak tegas pada 6 Mei.

Harga saham Tokyo berbalik naik dalam perdagangan sore dengan saham Hong Kong dan Shanghai juga meningkat, menentang kekhawatiran atas masa depan Yunani di zona euro.

Dolar melemah terhadap mata uang Asia lainnya.

Greenback turun menjadi 31,38 baht Thailand dari 31,48 baht pada Rabu, menjadi 42,88 peso Filipina dari 42,97 peso, menjadi 29,50 dolar Taiwan dari 29,60 dolar Taiwan, dan menjadi 1,2642 dolar Singapura dari 1,2670 dolar Singapura.

Unit AS juga melemah menjadi 1.162,20 won Korea Selatan dari 1.164,25 won dan menjadi 9.338,00 rupiah Indonesia dari 9.357,50 rupiah, demikian AFP.
(A026)