Sejarah berulang, China vs Korea Selatan finalis Piala Thomas

Wuhan, China (ANTARA News) - China akhirnya berhadapan dengan Korea Selatan di final Piala Thomas 2012 setelah di semifinal menyingkirkan Jepang 3-0 di Wuhan Sport Complex Gymnasium Wuhan, China, Jumat.

Hasil tersebut mengulangi final 2008 di Istora Senayan Jakarta ketika China tampil sebagai pemenang dengan skor 3-1. Akankah sejarah terulang? Atau akan ada sejarah baru?

Lin Dan, tunggal pertama China, yang sebelumnya diperkirakan menang mudah, di luar dugaan sempat kerepotan sebelum mengalahkan Sho Sasaki 23-21, 21-17. Gaya permainan dan serangan Sasaki sangat mirip dengan gaya Taufik Hidayat.

Pada game pertama, Lin Dan banyak melakukan kesalahan sehingga tertinggal lebih dulu 11-15.
Melalui smes dengan kecepatan 259 km perjam, Lin kembali berbalik menyusul 20-18, tapi Sasaki berhasil menyamakan 20-20 dan kembali unggul 21-20.

Pertandingan berjalan tegang ketika Lin kembali berhasil menyamakan 21-21 dan unggul 22-21 sebelum akhirnya menutup game pertama dengan 23-21 setelah reli panjang Sasaki keluar lapangan.

Sasaki yang sebelumnya ditaklukkan pemain Indonesia Simon Santoso di perempat-final, kembali memberikan perlawanan gigih ketika mampu mengejar ketinggalan untuk menyamakan kedudukan 13-13 sebelum Lin melaju 18-13.

Di hadapan dukungan sekitar 13.000 yang memenuhi kapasitas stadion, Lin Dan pun akhirnya tidak tertahankan untuk menyumbang angka pertama bagi tim China setelah mengakhiri perlawanan Sasaki dengan skor akhir 21-17.

Kepada wartawan usai pertandingan, Lin Dan, juara Olimpiade 2008 Beijing yang saat ini menempati peringkat dua dunia itu mengakui bahwa Sasaki bermain sangat bagus.

"Sasaki bermain bagus dibanding pada penampilan dia sebelumnya. Tapi saya juga berusaha untuk menampilkan permainan terbaik saya," katanya.

China memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah ganda ganda pertama Cai Yun/Fu Haifeng mengalahkan Shoji Sato/Naoki Kawamae 25-23, 21-18.

Tapi kemenangan pasangan nomor satu dunia itu juga diraih dengan tidak mudah ketika mereka memerlukan waktu 25 menit untuk menyelesaikan game.

Game kedua kembali terjadi pertarungan sengit karena pasangan Jepang tersebut mampu mengimbangi perolehan angka sehingga skor selalu imbang dari awal sampai 11-11 untuk kemudian menjauh 13-11 sebelum kembali imbang 15-15.

Cai Yun/Fu Haifeng berhasil menambah tiga angka secara beruntun untuk memperlebar keunggulan menjadi 18-15 dan tidak terkejar lagi untuk memenangi game kedua dengan 21-18, sehingga Tim Piala Thomas China memimpin 2-0.

Tim juara bertahan China akhirnya memastikan diri ke final setelah tunggal tunggal kedua Chen Long yang tampil pada partai ketiga, menang relatif lebih mudah atas Keinichi Tago 21-13,

Pertandingan final Piala Thomas akan digelar Minggu (27/5) mulai pukul 14.00 waktu setempat (13.00 WIB) menyusul final Piala Uber yang juga mempertemukan China dan Korea, Sabtu (26/5) mulai pukul yang sama.

(A032)