Masyarakat Ambon antusias saksikan pembukaan MTQ nasional

Ambon (ANTARA News) - Masyarakat Kota Ambon, Maluku antusias menyaksikan pembukaan MTQ Nasional XXIV oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah pejabat di Lapangan Mardeka setempat.

Di sejumlah ruas jalan dekat Gong Perdamaian sampai ke ruas jalan jalur dua di Pasar Amplas, Jumat malam, warga terlihat penuh sesak menghadiri acara pembukaan MTQ Nasional yang akan berlangsung hingga 15 Juni 2012.

Masyarakat yang memadati ruas jalan di pusat Kota Ambon itu mulai dari para orang tua hingga anak-anak dan dari yang menggunakan kendaraan sampai berjalan kaki.

Meski turun hujan gerimis, namun tidak menyurutkan minat warga seribu pulau menyaksikan pembukaan MTQ Nasional.

"Kami hanya bisa melihat dari jauh saja, karena ruas jalan yang berdekatan dengan Lapangan Merdeka yakni Jalan Slamet Riyadi dijaga aparat," ujar Rudi, salah seorang warga Kota Ambon.

Menurut dia, masyarakat Kota Ambon hampir semua keluar menyaksikan pembukaan MTQ Nasional, mengakibatkan semua jalan yang tidak dijaga padat punuh sesak oleh warga.

Prosesi pembukaan MTQ Nasional oleh Kepala Negara itu berjalan lancar meski Kota Ambon sejak Jumat pagi diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Presiden dalam sambutannya sangat mengapresiasi persiapan MTQ Nasional di Kota Ambon, karena dilaksanakan secara bergotong-royong oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai agama.

"Saya sangat terharu, teduh dan bermohon kepada Allah SWT supaya masyarakat kita di Ambon mendapat ridhaNya," katanya.

Menurut Presiden, Ambon merupakan daerah pusat perkembangan peradaban dan pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian Timur, dan pelaksanaan MTQ diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di daerah itu dan juga di Indonesia.

Tema MTQ Nasional yang diangkat kali ini, menurut Presiden, sangat tepat dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, dan merupakan tekad bersama untuk mewujudkannya.

Toleransi kehidupan beragama sudah ditunjukkan dengan sangat erat oleh masyarakat Ambon yang majemuk, karena persiapan pelaksanaan MTQ Nasional tak terlepas dari hasil gotong-royong seluruh umat beragama.

"Terimalah ucapan terima kasih saya, karena kerukunan umat beragama di Kota Ambon ini semakin baik dan harmonis. Kearifan lokal menjadi perekat masyarakat Ambon," katanya. (SA/R014)