Jajaran MacBook baru 'ancam' pasaran ultrabook

Jakarta (ANTARA News) - Pabrikan komputer Apple memperkenalkan jajaran MacBook generasi baru di ajang Worldwide Developers Conference di California Amerika Serikat yang akan menghantam produk-produk Ultrabook di pasaran komputer dunia.

Produk-produk baru Apple itu antara lain MacBook Air 13 inci dan 11 inci, MacBook Pro 15 inci dan 13 inci, serta produk unggulannya MacBook Pro 15 inci dengan tampilan Retina (Retina display).

"Kemunculan sejumlah Ultrabook tahun lalu merupakan ceruk produk baru sebagai respon terhadap MacBook Air. Microsoft, Hewlett-Packard, Dell dan lainnya terus berusaha mendominasi laptop tipis," tulis Brooke Crothers dari CNET

Crothers melanjutkan, "Tapi ada satu persoalan. Apple telah memangkas harga jual dan meningkatkan kemampuan prosesor dalam produknya di MacBook Air sekarang."

Situs produk teknologi, The Verge, menyebut MacBook Air telah membenamkan prosesor Intel Ivy Bridge, dua konektor USB 3.0, serta pilihan untuk meningkatkan kemampuan memori RAM dan penyimpanan 'solid-state drive' (SSD) hingga 512 giga byte.

MacBook Air 11 inci seharga 999 dolar AS itu cenderung ditujukan bagi para pengguna Mac pemula atau mereka yang peduli akan ukuran layar.

Di lini produk berlayar 13 inci, MacBook Air memiliki tampilan resolusi yang lebih tinggi (900 piksel), kerangka lebih tipis (0.68 inci), dan akses SSD lebih cepat dibanding koleganya, MacBook Pro.

Sementara, MacBook Pro 13 inci dan 15 inci mempunyai sejumlah spesifikasi yang hampir sama dengan MacBook Air kecuali kehadiran ruang optik DVD, konektor FireWire 800, dan konektor ethernet.

Produk jagoan Apple utama adalah MacBook Pro 15 inci dengan 'Retina display' yang merupakan kombinasi kerangka tipis MacAir dan kehandalan MacPro.

(I026)