Palestina ingatkan Israel atas tindakan terhadap aktivis

Ramallah (ANTARA News) - Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) memperingatkan Israel atas tindakan mereka terhadap para aktivis Gerakan Solidaritas Internasional (International Solidarity Movements/ISM) di wilayah Palestina pada Jumat.

Juru bicara PNA Nabil al-Khatib mengatakan kepada Xinhua bahwa penangkapan aktivis ISM di Tepi Barat dan pengiriman kembali ke negara mereka "dikutuk dan ditolak."

"Para aktivis gerakan solidaritas mengekspresikan semangat solidaritas dengan rakyat Palestina, yang secara damai menentang pendudukan dan tindakan rasis," katanya.

Sebelumnya, laporan-laporan media Israel menyebutkan bahwa komandan umum pusat Israel, Nitsan Alon, telah mengeluarkan instruksi kepada pasukannya untuk menahan aktivis asing di Tepi Barat dan mengusir mereka keluar.

Biasanya, puluhan aktivis ISM bergabung dengan rakyat Palestina dalam kegiatan damai di Tepi Barat untuk menentang penyitaan tanah serta pembangungan pemukiman dan tembok pemisah oleh Israel yang menelan daerah yang luas di wilayah itu.

Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina telah ditangguhkan pada bulan Oktober 2010, setelah Israel bersikeras melanjutkan pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Jerusalem timur, wilayah Palestina.

Palestina bersikeras tidak akan melanjutkan perundingan sampai Israel benar-benar menghentikan pembangunan permukiman di wilayah yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967.

(H-AK)