Pertandingan dihentikan setelah pelipis Yohanes berdarah

Jakarta (ANTARA News) - Akibat pelipis kanan Yohanes Yordan berdarah, pertarungannya dengan petinju Tanzania Sadiki Momba pada "Kejuaraan Dunia Dragon Fire" dihentikan oleh wasit Nus Ririhena dan dinyatakan berakhir dengan technical draw alias seri.

Partai yang dihentikan tersebut merupakan laga tambahan sebagai pembuka perebutan gelar juara dunia Chris "The Dragon" John melawan petinju Jepang Satoshi "Bazooka" Hosono serta Daud Yordan menghadapi Simpiwe "V12" Vetyeka dari Afrika Selatan yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu malam.

Pertarungan Yohanes vs Sadiki, salah satu dari empat partai tambahan, diputuskan technical draw pada ronde ketiga karena pelipis kanan Yohanes, yang merupakan adik dari Daud Yordan, berdarah.

Karena salah satu petinju tidak dapat melanjutkan pertandingan, maka pertandingan yang seharusnya berlangsung enam ronde itu akhirnya dihentikan. Sebelumnya, dokter sempat memeriksa kondisi Yohanes.

Keputusan wasit menghentikan pertandingan dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban lebih parah di arena tinju profesional.

Pada partai pertama, petinju Indonesia Heri Amol kalah secara split decision atas Fadhilia Majia. Partai ketiga, Jay Jay Ngotike langsung Knock Out (KO) pada ronde pertama atas petinju Indonesia Rasmunandan. Terakhir Sahlan Coral dari Indonesia juga unggul atas Fabian Willbard.

Sementara itu arena pertandingan dipadati ribuan penonton. Suasana pun terasa hidup karena penonton begitu semangat memberikan dukungan kepada petinju Indonesia.