RS Pertamedika siap beroperasi September

Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, mulai September 2013 Indonesia segera memiliki rumah sakit pusat liver (liver center) yang khusus menangani penyakit liver mulai dari hepatitis, abc sirosis, leptilever, hingga transplantasi liver.

"Rumah sakit liver dikelola Rumah Sakit Petramedika Sentul City, anak usaha PT Peramina (Perseo)," kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa.

Pada kesempatan itu Dahlan menerima Prof Koichi Tanaka dari Kyoto University yang merupakan ahli penyakit liver termasuk ahli transplantasi liver.

Menurut Dahlan, Tanaka akan membantu penyiapan rumah sakit tersebut sehingga bisa menjadi pusat penanangann liver yang berstandar internasional.

Ia menjelaskan, rumah sakit yang berlokasi di Sentul, Jawa Barat ini akan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut mantan Dirut PT PLN ini, ide pendirian rumah sakit pusat layanan hati ini karena jumlah populasi penderita hati di Indonesia terus meningkat.

"Penderita penyakit hati terus bertambah, sementara layanan hati terpadu belum ada sehingga sering kali terjadi salah deteksi sejal awal," ujarnya.

Menurut Dahlan, penyakit hepatitis sangat mudah menular yang terutama terkait dengan status keluarga.

Meski demikian Dahlan yang ternyata sudah menjalani transplantasi hati di China ini, tidak menyebutkan lebih rinci kapasitas rumah sakit liver tersebut.

Ia hanya menjelaskan, bahwa gedung Rumah Sakit Pertamedika sudah mendekati penyelesaian akhir tinggal persiapan pengoperasiannya saja.

Adapun tenaga medis di RS Pertamedika merupakan dokter yang sudah memiliki kekhususan penanganan pusat layanan hati, para dokter itu pun secara bertahap akan mendapat pelatihan dengan pusat hati dari Kobe Jepang.

Dengan demikian diutarakan Dahlan, Rumah Sakit Pertamedika akan menjadi rumah sakit liver rujukan internasional, sehingga dapat disejajarkan dengan rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura.