Sembilan Orang Tewas Dalam Amuk Pembunuhan di Serbia

Beograd (ANTARA News) - Seorang laki-laki bersenjata api mengamuk di Serbia timur hingga menewaskan sembilan orang termasuk seorang remaja putra dan melukai dua lainnya, tulis media setempat, Sabtu.

Polisi menangkap Nikola Radosavljevic (38), setelah peristiwa penembakan Jumat (27/7) larut malam, kata kepala polisi Serbia, Rodoljub Milovic.

Milovic mengatakan kepada saluran televisi B92, Radosavljevic menembak secara membabi buta di desa Jabukovac, sekitar kota Negotin, kira-kira 300 kilometer dari Beograd.

Laki-laki yang baru sepekan pulang dari Austria itu bertengkar dengan istrinya pada Jumat pagi, kata Milovic.

Selama lebih dari sejam, dia berkeliaran di jalanan desa itu dengan menembaki para warga dengan senapan berburu, kata saksi-saksi kepada B92.

Para korban antara lain adalah seorang remaja putra berusia 15 tahun dan paling sedikit dua perempuan, kata mereka.

Unit khusus kepolisian yang didukung helikopter-helikopter, mengepung desa dekat perbatasan Bulgaria tersebut untuk mencari pelaku, kata Menteri Dalam Negeri Serbia, Dragan Jocic.

Radosavljevic ditangkap pada Sabtu dinihari di sebuah pemakaman, "sesudah berusaha bunuh diri," kata Milovic.

"Dia cedera tetapi nyawanya tidak terancam," kata Milovic lalu mengatakan Radosavljevic tidak melawan saat ditangkap, demikian kutipan dari kantor berita DPA. (*)