Penumpang Mudik Turun 5,81 Persen
Jakarta (ANTARA News) - Departemen Perhubungan menyebutkan, jumlah penumpang arus mudik Lebaran tahun ini mengalami penurunan 5,81 persen dibanding tahun lalu.Ketua Harian Posko Lebaran Terpadu Dephub, Tri Sunoko saat dihubungi di Jakarta, Kamis, menyebutkan, total penumpang angkutan lebaran dari H-7 sampai saat Idul Fitri 13 Oktober 2007 sebanyak 6.082.434 orang sedangkan tahun 2006 lalu, penumpang pada periode yang sama berjumlah 6.457.588 orang.
"Penurunannya dalam periode itu dijumpai pada moda angkutan jalan, kereta api dan moda laut," katanya.
Penumpang angkutan jalan tercatat 2,99 juta orang atau turun 11,76 persen, kereta api 751.971 (turun 12,79 persen) dan moda laut 227.098 orang atau turun tipis dibanding tahun lalu (1,56 persen).
Namun pada periode yang sama, kenaikan penumpang terjadi di moda angkutan penyeberangan sebesar 4,56 persen menjadi 1,3 juta orang dan moda udara 10,58 persen menjadi 807.871 orang.
Penggunaan sepeda motor juga naik 0,18 persen menjadi 932.028 kendaraan.
Penurunan jumlah penumpang saat mudik tersebut tidak menjamin penurunan total penumpang arus lebaran, lanjutnya, karena biasanya penumpang arus balik lebih banyak.
Dia memperkirakan, puncak arus balik penumpang lebaran akan terjadi hari Sabtu dan Minggu nanti. "Terutama angkutan udara karena memungkinkan waktunya mepet," katanya.
Dephub memperkirakan, penumpang lebaran tahun ini mencapai 14,8 juta orang atau naik 5,8 persen dari tahun lalu. Prediksi kenaikan tertinggi pada moda udara sebesar 14 persen menjadi 1,7 juta orang.
Prediksi penumpang moda lain seperti kereta api 2,6 juta orang, moda darat (jalan dan penyeberangan) 9,9 juta orang, angkutan laut 0,5 juta orang.
Untuk itu, telah disiapkan 33,358 bus, 121 kapal penyeberangan, 212 kereta api, 528 kapal laut, dan 211 pesawat. Total kapasitas angkut seluruh moda yang disiapkan itu mencapai 35,17 juta orang.(*)