Petrokimia Gresik Tingkatkan Produksi Pupuk Organik

Medan (ANTARA News) - PT.Petrokimia Gresik tahun depan akan meningkatkan produksi pupuk organiknya hingga menjadi sekitar 50 ribu ton dari 3.000 ton tahun ini menyusul meningkatnya permintaan.

"Peminat pupuk organik cukup tinggi.Di Sumut sendiri, permintaan pupuk itu tidak terpenuhi," kata Kabag Penjualan Pupuk Wilayah Sumut PT Petrokimia Gresik, Joko Utomo, di Medan, Rabu.

Permintaan pupuk organik di Sumut sedikitnya mencapai 500 ton per bulan sehingga dalam satu tahun bisa dijual 6.000 ton..

Permintaan 500 ton per bulan itupun masih hanya datang dari petani atau pengusaha tanaman hortikultura di dua kabupaten Sumut yakni Tanah Karo dan Simalungun,

Sementara dewasa ini, petani dan pengusaha tanaman pangan dan perkebunan juga mulai mencari dan membutuhkan jenis pupuk itu yang pemakaiannya memang sedang digalakkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas produksi panen.

Bahkan, katanya untuk meningkatkan pemakaian pupuk organik, pemerintah berencana memberikan subsidi terhadap harga jual pupuk itu yang dewasa ini masih nonsubsidi dengan harga jual Rp1.700 per kg.

"Melihat pangsa pasar yang cukup besar di Sumut dan beberapa provinsi lainnya itulah yang membuat manajemen berencana menambah produksi hingga mencapai 50 ribu ton pada tahun depan dari tahun ini yang masih 3.000 ton," ujar Joko.(*)