Pertemuan Palestina-Israel Dibatalkan Menyusul Penghadangan Qorei

Yerusalem (ANTARA News) - Pertemuan antara ketua perunding Palestina, Ahmed Qorei, dan Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Livni, dibatalkan, Minggu, setelah rombongan Qorei dihadang di sebuah rintangan jalan militer Israel di dekat Yerusalem.

Rombongan kendaraan Palestina itu dihentikan ketika sdang dalam perjalanan dari Tepi Barat menuju tempat pertemuan yang direncanakan dengan menteri Israel tersebut di Tel Aviv pukul 17.30 waktu setempat (pukul 22.00 WIB), kata seorang pejabat yang dekat dengan Qorei kepada AFP.

Seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden itu dan menyesalkan penjadwalan ulang pertemuan tersebut.

"Kami menyesalkan kenyataan bahwa pertemuan hari ini ditunda. Ada permasalahan penting di meja dan pekerjaan penting yang harus dilakukan," kata jurubicara Mark Regev kepada AFP.

Livni "berbicara dengan ketua delegasi Palestina Abu Alaa (Ahmed Qorei) dan mengatakan bahwa apa yang terjadi di pos pemeriksaan akan diselidiki, dan hal itu tidak seharusnya terjadi," kata jurubicara itu.

Israel dan Palestina mengadakan serangkaian pembicaraan untuk mempersiapkan pertemuan internasional mendatang di AS yang bertujuan meluncurkan kembali proses perdamaian setelah penghentian tujuh tahun.

Palestina berulang kali meminta Israel membongkar beberapa dari 500 lebih rintangan jalan dan pos pemeriksaan di Tepi Barat sebagai isyarat baik terhadap Presiden Palestina Mahmud Abbas yang berhaluan moderat.

Rintangan-rintangan jalan itu, yang dipertahankan Israel dengan alasan keamanan, membatasi pergerakan barang dan orang di wilayah pendudukan tersebut, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi dan menjadi sumber kekecewaan tetap penduduk Palestina. (*)