Anggota Geng Motor Babak Belur usai Jambret Tas

Bandung (ANTARA News) - Satu dari tiga anggota geng motor Brigez babak belur dihajar massa sesaat setelah menjambret tas milik Sintiya Yulianti di Jalan Banda, Kota Bandung, Jawa Barat.

Wakapolsekta Bandung Wetan, Iptu Teguh Widodo, kepada pers di Bandung, Senin, mengatakan aksi penjambretan tas milik karyawan factory outlet itu dilakukan oleh tersangka Fahmi Kusnawan (18), Yasin Herawan (25) dan Deden Supriyatna (21) pada Jumat (21/12) malam

"Saat beraksi mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru Nopol D-4172-EV. Namun karena tersangka Deden Supriatna terjatuh saat berupaya mnelarikan diri, tersangka langsung dihajar massa, sebelum akhirnya digelandang ke Mapolsekta Bandung Wetan," katanya.

Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni Fahmi dan Yasin berhasil ditangkap dua jam kemudian di kediaman Yasin di Jalan Rajawali, Gang Burung Tungku II, Bandung.

"Para pelaku tertangkap tangan membawa pisau lipat dan kayu bulat dengan ujung paku. Bahkan dari tersangka Deden, kami menemukan dan menyita kartu anggota geng motor Brigez," kata Wakapolsekta.

Guna pengusutan lebih lanjut, ketiga tersangka anggota geng motor itu kini mendekam di sel tahanan Mapolsekta Bandung Wetan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

"Kami juga menyita barang bukti hasil kejahatan mereka, berupa satu buah tas warna kuning milik Sintiya berisi uang lembaran Rp50 ribu, kaset, ID card, kartu pegadaian, sisir, kunci lemari dan alat kosmetik," katanya.

Menurut Kapolsekta, pihaknya masih masih terus pengembangan kasus tersebut. "Ketiga pelaku akan kami jerat dengan pasal 365 KUH-Pidana tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya lebih dari tujuh tahun penjara," katanya.(*)