Real Madrid Khawatir Terjungkal di Piala Raja Spanyol

Madrid (ANTARA News) - Meskipun tengah berada di puncak permainan setelah menang 1-0 atas musuh abadi Barcelona di pertandingan liga, klub sepabola Real Madrid khawatir terjungkal menjelang pertandingan kedua babak 32 Besar Piala Raja Spanyol melawan klub divisi tiga Alicante pada Rabu (2/1).

"Pertandingan melawan Alicante sangat berbahaya karena mereka mengalami musim yang hebat. Mereka menempati peringkat kedua di divisi mereka dan menyulitkan kami pada pertandingan pertama," kata bek Miguel Torres.

Real beruntung bisa memperoleh hasil imbang 1-1 pada pertandingan pertama bulan lalu berkat gol menit akhir pemain pengganti Javier Balboa dan mereka juga kerap tampil buruk di Piala Raja.

Juara Eropa sembilan kali itu sering tersingkir oleh lawan yang tidak terkenal dan mereka belum pernah menjuarai turnamen itu sejak 1993.

Tetapi pelatih Real Bernd Schuster pada musim lalu membawa klub lamanya Getafe ke final dan mantan pemain Real, Barcelona dan Atletico Madrid itu memiliki rekor yang baik di Piala Raja saat masih aktif bermain.

Sementara itu Barcelona diperkirakan tidak akan kesulitan menghadapi klub divisi tiga Alcoyano setelah menang 3-0 pada laga pertama. Mereka sepertinya akan lebih serius menghadapi turnamen itu setelah harapan untuk menjuarai liga semakin tipis.

Pasukan Frank Rijkaard tidak bisa diperkuat oleh kiper yang biasa dipasang pada pertandingan Piala Raja, Albert Jorquera, yang cedera urat ikat lutut kanan dan diperkirakan absen selama enam bulan.

Seperti Real, juara bertahan Sevila juga ditahan oleh tim divisi bawah pada pertandingan pertama. Mereka imbang 1-1 dengan klub divisi tiga Denia.

Akan tetapi klub Andalusia itu tampaknya telah menemukan kembali kekuatan mereka setelah menang 4-1 atas Racing Santander pada liga dan pasti percaya diri untuk lolos ke babak 16 besar.

Real Zaragoza adalah satu-satunya klub divisi utama yang kalah dari klub divisi tiga pada pertandingan pertama. Mereka menyerah 0-1 dari Pontevedra dan pelatih Victor Fernandez mendapat tekanan luar biasa jika mereka tidak bisa menang pada Kamis nanti, demikian laporan Reuters. (*)