DPR segera bentuk GKSB Parlemen Indonesia-Bahrain

Kamis, 14 Maret 2013 19:21 WIB | 2.348 Views
Pramono Anung (ANTARA/Rosa Panggabean)
Kami akan segera membentuk GKSB antara parlemen Indonesia dengan Bahrain. Dengan adanya GKSB itu, kami mengharapkan nantinya hubungan kedua negara akan semakin erat dan akrab,"
Jakarta (ANTARA News) - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyatakan akan segera membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) antara parlemen Indonesia dan Bahrain guna meningkatkan kualitas hubungan kerja sama antarkedua negara di berbagai bidang.

"Kami akan segera membentuk GKSB antara parlemen Indonesia dengan Bahrain. Dengan adanya GKSB itu, kami mengharapkan nantinya hubungan kedua negara akan semakin erat dan akrab," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung seusai menerima delegasi Parlemen Bahrain Abdulrahman Rashid Bumjaid di Gedung Nusantara III MPR/DPR di Jakarta, Kamis.

Pramomo menyebutkan bahwa ada usulan dari pihak Parlemen Bahrain mengenai peningkatan kerja sama antara Gulf Cooperation Council (GCC), yakni suatu perserikatan politik dan ekonomi negara-negara Timur Tengah, dengan kawasan ASEAN.

Menanggapi hal tersebut, dia mengatakan, kerja sama antara GCC dan ASEAN dapat direalisasikan karena kawasan ASEAN pada dasarnya memiliki kedekatan secara emosional dengan kawasan Timur Tengah.

"Bentuk kerja sama ini bisa dimulai antarparlemen maupun dari program pertukaran pelajar atau mahasiswa antarnegara,"ujarnya.

Dia berpendapat, Bahrain memiliki kualitas pendidikan yang bagus dan setara dengan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.

Pramono menambahkan, kerja sama antara parlemen Indonesia dengan parlemen Bahrain sebenarnya sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam sidang-sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) dan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"Kami sudah sering bertukar pikiran dan berdiskusi untuk mempererat hubungan kedua negara," katanya.

Pada kesempatan itu, politisi PDIP itu juga menyatakan harapan agar Parlemen Bahrain dapat memberikan perlindungan dan kesempatan bekerja bagi rakyat Indonesia yang berada di Bahrain.

"TKI (Tenaga Kerja Indonesia,red) mengalami peningkatan luar biasa bahkan terdapat sekitar 300 ribu orang di negara Bahrain," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala delegasi komite urusan luar negeri parlemen Bahrain, Abdulrahman Rashid Bumjaid mengatakan, kunjungan parlemen Bahrain ke indonesia bertujuan mempererat hubungan antarparlemen serta menjembatani kerja sama diberbagai aspek. "Kami berharap juga ada lembaga atau parlemen yang fokus untuk bekerjasama dengan Bahrain," kata Abdulrahman.

Pada kesempatan itu, Abdulrahman juga mengundang para pimpinan DPR agar dapat berkunjung ke Bahrain untuk membicarakan persoalan strategis terkait peningkatan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan sosial.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Berita Terkait
Komentar
DPR minta Presiden tekankan soal kedaulatan negara
12 Februari 2016 19:37
Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta Presiden Joko Widodo menekankan soal kedaulatan negara, dalam pertemuan US-ASEAN Summit yang berlangsung pada 15-16 Februari 2016 di Sunny Land, California, Amerika Serikat.
Read More
Ketua DPR keliling Gedung Parlemen
7 Februari 2016 14:38
Ketua DPR, Ade Komaruddin, dan keluarganya berkeliling kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu. Semua fasilitas fisik Gedung Parlemen mereka lihat dari dekat, termasuk lokasi pembuangan sampah akhir Gedung Parlemen. Komaruddin beserta ketiga anaknya tiba di aula Nusantara III Gedung ...
Read More
Elnino M Husein Mohi dari pers ke parlemen
8 Februari 2016 09:14
Perjalanan anggota DPR/MPR Elnino M. Husein Mohi melangkah ke Senayan bisa dibilang unik.
Read More
COPYRIGHT 2016 | ANTARANEWS.COM