DPR segera bentuk GKSB Parlemen Indonesia-Bahrain

Kamis, 14 Maret 2013 19:21 WIB | 2.934 Views
Pramono Anung (ANTARA/Rosa Panggabean)
Kami akan segera membentuk GKSB antara parlemen Indonesia dengan Bahrain. Dengan adanya GKSB itu, kami mengharapkan nantinya hubungan kedua negara akan semakin erat dan akrab,"
Jakarta (ANTARA News) - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyatakan akan segera membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) antara parlemen Indonesia dan Bahrain guna meningkatkan kualitas hubungan kerja sama antarkedua negara di berbagai bidang.

"Kami akan segera membentuk GKSB antara parlemen Indonesia dengan Bahrain. Dengan adanya GKSB itu, kami mengharapkan nantinya hubungan kedua negara akan semakin erat dan akrab," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung seusai menerima delegasi Parlemen Bahrain Abdulrahman Rashid Bumjaid di Gedung Nusantara III MPR/DPR di Jakarta, Kamis.

Pramomo menyebutkan bahwa ada usulan dari pihak Parlemen Bahrain mengenai peningkatan kerja sama antara Gulf Cooperation Council (GCC), yakni suatu perserikatan politik dan ekonomi negara-negara Timur Tengah, dengan kawasan ASEAN.

Menanggapi hal tersebut, dia mengatakan, kerja sama antara GCC dan ASEAN dapat direalisasikan karena kawasan ASEAN pada dasarnya memiliki kedekatan secara emosional dengan kawasan Timur Tengah.

"Bentuk kerja sama ini bisa dimulai antarparlemen maupun dari program pertukaran pelajar atau mahasiswa antarnegara,"ujarnya.

Dia berpendapat, Bahrain memiliki kualitas pendidikan yang bagus dan setara dengan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.

Pramono menambahkan, kerja sama antara parlemen Indonesia dengan parlemen Bahrain sebenarnya sudah berjalan sejak lama, khususnya dalam sidang-sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) dan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"Kami sudah sering bertukar pikiran dan berdiskusi untuk mempererat hubungan kedua negara," katanya.

Pada kesempatan itu, politisi PDIP itu juga menyatakan harapan agar Parlemen Bahrain dapat memberikan perlindungan dan kesempatan bekerja bagi rakyat Indonesia yang berada di Bahrain.

"TKI (Tenaga Kerja Indonesia,red) mengalami peningkatan luar biasa bahkan terdapat sekitar 300 ribu orang di negara Bahrain," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala delegasi komite urusan luar negeri parlemen Bahrain, Abdulrahman Rashid Bumjaid mengatakan, kunjungan parlemen Bahrain ke indonesia bertujuan mempererat hubungan antarparlemen serta menjembatani kerja sama diberbagai aspek. "Kami berharap juga ada lembaga atau parlemen yang fokus untuk bekerjasama dengan Bahrain," kata Abdulrahman.

Pada kesempatan itu, Abdulrahman juga mengundang para pimpinan DPR agar dapat berkunjung ke Bahrain untuk membicarakan persoalan strategis terkait peningkatan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan sosial.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Berita Terkait
Komentar
DPR harapkan Bahrullah tingkatkan kualitas audit BPK
22 September 2016 03:21
Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng mengharapkan Bahrullah Akbar, yang terpilih kembali menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dapat meningkatkan kualitas audit yang dilakukan oleh BPK.
Read More
Ketua DPR sampaikan belasungkawa kepada korban longsor
21 September 2016 19:03
Ketua DPR RI Ade Komarudin menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Garut, Jawa Barat dan berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Barat dapat terus mencari dan menyelamatkan para korban.
Read More
Anang Hermansyah: Kemenristek Dikti belum bikin langkah konkret
23 September 2016 18:11
Anggota DPR RI Komisi X Anang Hermansyah mengatakan hingga saat ini kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) belum menunjukkan arah yang konkret terkait program pendidikan vokasi.
Read More
COPYRIGHT 2016 | ANTARANEWS.COM