counter

Sosialisasi ganjil-genap tidak terlihat di Jalan Tomang Raya

Sosialisasi ganjil-genap tidak terlihat di Jalan Tomang Raya

Situasi lalu lintas di ruas Jalan Letjen S. Parman yang merupakan wilayah eksisting ganjil genap, dekat persimpangan dnegan Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, Kamis (8/8/2019) pagi. ANTARA/Suwanti.

Jakarta (ANTARA) - Sosialisasi perluasan wilayah pembatasan kendaraan bermotor ganjil-genap yang sedianya dimulai pada 7 Agustus sampai 8 September 2019 tidak terlihat di ruas Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, Kamis pagi hingga pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan pantauan ANTARA, tidak ada kegiatan berarti terkait sosialisasi ganjil-genap di sepanjang ruas jalan tersebut di kedua arah, mulai dari persimpangan dengan Jalan Letjen S Parman sampai perbatasan dengan Jalan Kyai Caringin.

Baca juga: Ganjil genap Jakarta diperluas, motor tidak kena aturan

Begitu juga dengan rambu atau keterangan lain yang menandakan sosialisasi ganjil genap di kawasan itu, terpantau belum ada pemasangan.

Sejumlah kendaraan roda empat yang melintasi Jalan Tomang Raya juga masih memiliki plat nomor yang bervariasi.

Baca juga: Dishub DKI sebut perluasan ganjil genap untuk tekan angka polutan

Petugas polisi lalu lintas yang berjaga di titik persimpangan Jalan Tomang Raya dan Jalan Letjen S Parman terlihat melakukan penindakan terhadap pengguna mobil berplat nomor ganjil yang hendak masuk ke ruas Jalan Letjen S. Parman yang merupakan wilayah eksisting penerapan ganjil-genap.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya resmi mengumumkan penerapan kebijakan perluasan ganjil-genap pada Rabu (7/8). Setelah jadwal sosialisasi, Pemprov juga menyebut akan ada uji coba mulai 12 Agustus sampai 6 September 2019 di wilayah perluasan.

Usai sosialisasi dan uji coba, program yang memperluas wilayah ganjil-genap dari sembilan menjadi 25 ruas jalan itu akan diberlakukan mulai 9 September 2019.

Adapun 16 ruas jalan yang menjadi tambahan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Sisingamangaraja
6. Jalan Panglima Polim
7. Jalan Fatmawati (mulai simpang Jl Ketimun 1 sampai dengan simpang Jl TB Simatupang)
8. Jalan Suryopranoto
9. Jalan Balikpapan
10. Jalan Kyai Caringin
11. Jalan Tomang Raya
12. Jalan Pramuka
13. Jalan Salemba Raya
14. Jalan Kramat Raya
15. Jalan Senen Raya
16. Jalan Gunung Sahari

Pewarta: Suwanti
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perluasan ganjil genap, kualitas udara membaik

Komentar