counter

DKI buka gelombang kedua rumah DP 0 persen

DKI buka gelombang kedua rumah DP 0 persen

Informasi pembukaan gelombang kedua program rumah DP 0 persen Jakarta yang tercantum pada laman Instagram @aniesbaswedan, Jumat (9/8/2019). (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran gelombang kedua program uang muka (DP) 0 Rupiah Solusi Rumah Warga (Samawa) bagi masyarakat.
 
"Melihat minat dan antusias masyarakat tinggi terhadap program DP 0 Rupiah Solusi Rumah Warga (Samawa), pendaftaran gelombang kedua resmi dibuka," demikian informasi yang tercantum melalui akun Instagram @aniesbaswedan, Jumat.
 
Akun tersebut juga memampang informasi terkait syarat yang harus dimiliki para pemohon untuk memperoleh fasilitas Samawa.
 
Syarat berupa dokumen pendaftaran meliputi, KTP DKI Jakarta yang dimiliki pemohon dan pasangan minimal lima tahun saat pengajuan permohonan (asli dan copy).
 
Syarat berikutnya memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) asli dan foto copy, Kartu Keluarga asli dan foto copy.
 
Pemohon juga wajib mengisi formulir permohonan fasilitas pembiayaan perolehan rumah yang tersedia di loket dan bisa diunggah melalui website samawa.jakarta.go.id yang ditanda
tangan pemohon dan pasangan di atas materai.
 
Selanjutnya formulir pendaftaran DP Nol Samawa akan disediakan di loket.
 
"Nah, kalau persyaratanmu sudah lengkap, kamu bisa langsung mengajukannya ke Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa Jakarta," katanya.

Baca juga: Hunian "DP" Rp0 tipe dua kamar paling diminati
 
Batas waktu permohonan kepemilikan Samawa gelombang kedua dibuka sejak 7-13 Agustus 2019.

Baca juga: 1.045 orang ajukan permohonan kredit rumah DP Rp0
 
Hingga hari terakhir gelombang pertama pada Minggu (4/8), proses pengajuan KPR di lokasi hunian Program Samawa DP 0 Rupiah, telah hadir 1.063 pemohon yang diundang. Mereka adalah bagian dari 1.790 orang pemohon yang telah lolos seleksi.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tingkatkan pelayanan publik, Pemprov DKI Jakarta gandeng 8 aplikasi digital

Komentar