counter

Sail Nias 2019 dorong Nias dikenal komunitas "yachter"

Sail Nias 2019 dorong Nias dikenal komunitas "yachter"

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Selasa,  meminta panitia benar-benar menyiapkan secara matang pelaksanaan Sail Nias 2019 karena akan menjadi ajang prmosi bagi pariwisata daerah itu ke mata dunia. (Antara Sumut/Irwanto)

Baru pada Sail ini, ini pertama kalinya ‘yachter’ masuk ke Nias. Selama ini orang bilang jalur barat Sumatera bukan jalur potensial untuk ‘yachter’, ternyata itu salah. Kita buktikan dengan ‘yacht rally’ yang jadi rangkaian Sail, ternyata bisa
Jakarta (ANTARA) - Rangkaian acara Sail Nias 2019 diharapkan dapat mendorong kepulauan itu menjadi salah satu destinasi wisata yang dikenal oleh komunitas “yachter” atau pelayar.

Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olah Raga Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Kosmas Harefa yang dihubungi di Jakarta, Jumat, mengatakan sejumlah “yachter” telah datang dan berkunjung ke Nias dalam rangka Nias Yacht Rally yang merupakan rangkaian kegiatan Sail Nias 2019.

“Baru pada Sail ini, ini pertama kalinya ‘yachter’ masuk ke Nias. Selama ini orang bilang jalur barat Sumatera bukan jalur potensial untuk ‘yachter’, ternyata itu salah. Kita buktikan dengan ‘yacht rally’ yang jadi rangkaian Sail, ternyata bisa,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah perlu tingkatkan sosialisasi terkait Sail Nias 2019

Kosmas menjelaskan karena potensinya yang besar, Nias Yacht Rally bahkan akan dijadikan agenda tahunan oleh pemerintah setempat.

Pasalnya, selain mengenalkan Nias sebagai destinasi wisata, dampak kegiatan itu terhadap ekonomi masyarakat setempat juga disambut positif.

Nias Yacht Rally telah berlangsung pada pertengahan Mei lalu di mana sejumlah pelayar diajak untuk menikmati keindahan alam dan budaya Nias. Para “yachter”, menurut Kosmas, begitu menikmati Nias sehingga banyak di antara mereka yang memperpanjang waktu berlayar di kepulauan tersebut.

Baca juga: Iskindo minta infrastruktur Sail Nias 2019 benar-benar dipersiapkan

“‘Yachter’ kan banyak tertarik dengan budaya lokal, bahkan sampai ada yang berulang datang ke sana. Masyarakat juga bisa nenikmati karena mereka makan hingga belanja suvenir dari masyarakat,” katanya.

Kosmas mengatakan kegiatan yacht rally diharapkan dapat mendorong promosi kepulauan Nias sebagai destinasi para pelayar.

Ia menyebutkan komunitas pelayar biasanya memiliki jaringan yang kuat dan kerap bertukar informasi mengenai destinasi wisata bahari.

Selama ini Nias telah dikenal sebagai salah satu surga selancar dunia. Di kalangan peselancar dunia, Nias dikenal karena memiliki dua spot selancar terbaik yang disebut "The Point" dan "Indicator".

Baca juga: Kemenko Maritim tekankan prosedur evakuasi saat Sail Nias 2019

Acara puncak Sail Nias 2019 akan digelar 14 September mendatang di Teluk Dalam, Nias Selatan. Karena kondisi ombak tinggi pada bulan tersebut, puncak acara sail tidak akan diramaikan oleh yacht melainkan dengan kompetisi Liga Selancar Dunia. Hal itu juga sejalan dengan misi pemerintah untuk mendukung Nias sebagai destinasi selancar dunia.

Baca juga: Pemkot Gunungsitoli promosikan warisan budaya pada Sail Nias 2019

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Omzet persewaan papan selancar meningkat di Nias

Komentar