Plt Bupati Tulungagung janji efektifkan kinerja usai dilantik

Plt Bupati Tulungagung janji efektifkan kinerja usai dilantik

Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo meninggalkan lokasi seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/5/2019). Maryoto Birowo diperiksa sebagai saksi untuk Ketua DPRD Tulungagung Supriyono terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.

Yang terpenting setelah dilantik nanti ya mengintensifkan kerja ya
Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berjanji akan mengefektifkan kinerja jajarannya usai resmi dilantik sebagai Bupati Tulungagung untuk periode jabatan 2018-2023 oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (13/8).

"Yang terpenting setelah dilantik nanti ya mengintensifkan kerja ya. Nanti akan kami tekankan, mari bekerja lebih solid. SDM yang sudah digarap dioptimalkan," kata Maryoto Birowo saat dikonfirmasi wartawan di Tulungagung, Senin.

Menurutnya, struktur dan sistem kerja di lingkup Pemkab Tulungagung sudah tertata apik.

Baca juga: KPK tahan Bupati Tulungagung

Apalagi rata-rata pejabat di semua lapis eselon telah memiliki pengalaman cukup, sehingga ia berharap semua modal itu bisa lebih dipacu lagi untuk bekerja lebih efektif, efisien dan mencapai target rencana pembangunan jangka pendek dan menengah yang telah disusun dalam rencana strategis daerah.

Terkait banyaknya OPD (organisasi perangkat daerah) yang kosong, Maryoto mengatakan sudah dimintakan izin kepada Gubernur Jatim dan selanjutnya tinggal mengisi formasinya sesuai kapasitas serta kompetensi pejabat yang dipilih.

"Penilaian sesuai pansel kan sudah ada, dan itu kekuatan pansel kan dua tahun. Kalau sudah habis ya nanti diikutkan pansel lagi. Nanti (jelasnya) tanya ke Komisi ASN," katanya.

Baca juga: Bupati nonaktif Tulungagung masih terima gaji meski sudah dipenjara

Di lingkup Pemkab Tulungagung jumlah eselon II yang kosong ada di sembilan OPD. Di level eselon III dan IV menurut Maryoto ada lebih banyak lagi.

Maryoto menargetkan seluruh formasi yang kosong itu bisa segera diisi maksimal awal September, sehingga roda pemerintahan dan layanan publik bisa berjalan baik.

Maryoto Birowo sendiri yang selama ini berstatus Plt Bupati menggantikan sementara posisi Bupati Tulungagung terpilih Sahri Mulyo yang menjadi tersangka oleh KPK karena terjerat kasus korupsi, dijadwalkan dilantik menjadi bupati definitif pada Selasa (13/8) pagi di gedung Grahadi, Surabaya.

Baca juga: KPK panggil Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo

Pelantikan akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

 

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Azis Syamsuddin didakwa suap Rp3,6 M kepada penyidik KPK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar