counter

Gemilang perpustakaan siap digelar di Jakarta 5 September 2019

Gemilang perpustakaan siap digelar di Jakarta 5 September 2019

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia M Syarif Bando. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia M Syarif Bando menyatakan ajang tahunan Perpustakaan Nasional yakni Gemilang Perpustakaan telah siap digelar di Jakarta, 5 September 2019.

“Gemilang Perpustakaan juga merupakan peringatan hari kunjung perpustakaan yang telah digagas Presiden RI ke 5 Megawati Sukarnoputri yang jatuh pada 5 September,” kata Syarif di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan salah satu bukti kesiapan kegiatan itu yakni kompetisi pemilihan pustakawan berprestasi terbaik tingkat nasional tahun 2019 di Jakarta 13-19 Agustus 2019 yang diikuti sebanyak 29 pustakawan se Indonesia. Dari 34 Provinsi yang masing-masing mengirim satu utusan, terdapat lima provinsi yang tidak mengirimkan utusan mereka.

Rangkain lain kegiatan gemilang perpustakaan yakni lomba bercerita anak, lomba pemilihan buku terbaik, lomba perpustakaan terbaik hingga lomba media terbaik yang sering meliput dan mempublikasikan kegiatan-kegiatan perpustakaan.

“Motor penggerak dari perpustakaan adalah pustakawan,” tegas Syarif.

Dia mengatakan rasa kembangaan atas pustakawan Indonesia saat ini, walaupun jumlahnya masih dari jauh dari yang diharapkan. Indonesia membutuhkan sekitar 500 ribu tenaga pustakawan, sementara yang tersedia baru sekitar 5 ribu pustakawan.

“Itu dihitung dari satu sekolah satu pustakawan untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama, jumlahnya mencapai 500 ribu orang,” jelas Syarif.

Namun dengan jumlah terbatas kata dia, termasuk di perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan umum di desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi, Indonesia telah mencatat sebagai salah satu Negara dengan kualitas perpustaakaan terbaik di dunia dalam menyajikan akses karya ilmiah.

“Kami punya sekitar 2,3 miliar karya illmiah,” ujarnya.

Selain itu, Indonesia berada pada urutan ke 16 dari 30 negara besar yang diteliti untuk kegemaran membaca dengan rata-rata 6 jam lebih per pekan atau lebih baik dari Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan Korea.
Baca juga: Kebutuhan pustakawan Indonesia capai 500 ribu orang
Baca juga: UI akan bangun perpustakaan di Desa Paras kembangkan ekowisata budaya
Baca juga: Layanan pojok baca Perpustakaan Kota Yogyakarta terus diperluas


Pewarta: Fauzi
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perpustakaan keliling tumbuhkan minat baca sejak usia dini

Komentar