counter

Anti Hoax

Air dalam botol plastik yang didinginkan sebabkan kanker, ini penjelasannya

Air dalam botol plastik yang didinginkan sebabkan kanker, ini penjelasannya

Warga merapikan kain Merah Putih pada susunan botol plastik bekas yang digunakan untuk membangun ornamen piramida di Surodadi, Tarubatang, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (8/8/2019). Ornamen piramida yang dibuat dengan memanfaatkan 12.000 botol plastik bekas dari sampah para pendaki Gunung Merbabu. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Jakarta (ANTARA/JACX) - Seringkali beredar di media sosial berita bahwa membekukan atau mendinginkan air dalam botol plastik dapat meningkatkan risiko kanker.

Dalam narasi tersebut, proses pendinginan disebut dapat melarutkan zat-zat dari botol plastik yang jika dikonsumsi maka akan menyebabkan kanker pada manusia.

Klaim: Air dalam botol plastik yang didinginkan dapat menyebabkan kanker
Rating: Salah/Misinformasi

Klarifikasi disediakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dari Amerika Serikat, FDA, yang membantah bahwa zat yang digunakan untuk membuat plastik dapat larut ke dalam makanan.

FDA adalah badan yang mengatur tidak hanya keamanan makanan dan obat-obatan tetapi juga mengatur tentang zat yang bersentuhan langsung dengan makanan sebagai bagian dari proses pengemasan.

FDA menyatakan bahwa tingkat bahan kimia yang mungkin larut ke dalam makanan dari wadah plastik berada dalam batas aman.

Selain itu, FDA juga menyatakan tidak ada bukti bahwa botol atau kemasan plastik mengandung dioksin, bahan yang dituduh menyebabkan kanker. 
 
Tangkapan layar Laporan Isu Hoaks Harian Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang air dalam botol plastik yang didinginkan sebabkan kanker


Cek fakta: Kemkominfo dorong penggunaan "tumbler" untuk kurangi botol plastik

Cek fakta: Kurangi kemasan plastik, sehatkan laut

Cek fakta: Pembatasan plastik oleh Menteri Susi perlu ditiru

Cek fakta: 10 botol plastik bekas untuk masuk Monas


 

Pelajar hingga artis meriahkan aksi menghadap laut di Jakarta

Pewarta: Tim JACX dan Kominfo
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar