counter

Mantan staf Ahok, Ima Mahdiah jadi anggota DPRD DKI

Mantan staf Ahok, Ima Mahdiah jadi anggota DPRD DKI

Ima Mahdiah saat melakukan sosialiasi kepada masyarakat. (Foto Dokumen Pribadi Ima Mahdiah)

setelah dilantik harus taat pada konstitusi, bicara tentang kebenaran dan kerja yang benar
Jakarta (ANTARA) -
Salah satu staf mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, Ima Mahdiah terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 dari Fraksi PDI Perjuangan.

Data yang diolah Antara di Jakarta, Kamis, menyebutkan, wanita kelahiran Jakarta, 23 Juni 1991 ini meraup 30.591 suara di daerah pemilihan (Dapil) 10 Jakarta Barat (Kembangan, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Palmerah) pada pemilu lalu.

Hasil itu menempatkan Ima di posisi teratas dengan perolehan suara terbanyak, mengungguli caleg-caleg lain yang diusung PDI-P di dapil 10.

Ima merupakan wajah baru dalam kancah politik Ibu Kota, namun, saat masih menjadi mahasiswa ia telah mendampingi kampanye pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (BTP) pada 2012.

Baca juga: Ahok sarankan staf berjuang lewat PDI Perjuangan

Ia menceritakan alasan yang melatarbelakangi untuk terjun ke dunia politik dikarenakan ia merasa senang bisa berinteraksi dan mendengarkan keluhan yang mereka hadapi.

“Waktu menjadi staf Pak BTP, saya sangat senang bisa ketemu masyarakat, berinteraksi, mendengarkan keluhan-keluhan mereka,” kata Irma Mahdiah.

Selama melakukan blusukan pada saat masa kampanye yang lalu, Ima kerap menemukan keluhan-keluhan masyarakat Jakarta setelah BTP tidak lagi menjabat sebagai gubernur DKI.

"Jadi selama saya turun ke lapangan, banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait program Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang seharusnya menerima program tersebut tapi tidak menerima,” kata Ima.

Baca juga: Berikut daftar nama 106 calon anggota DPRD DKI Jakarta terpilih

Sarjana Hubungan Internasional Universitas Paramadina ini mengaku setelah dirinya dinyatakan terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, ia mendapatkan pesan khusus dari Basuki Tjahaja Purnama.

“Bapak pesan ke saya, agar setelah dilantik harus taat pada konstitusi, bicara tentang kebenaran dan kerja yang benar,” kata dia.

Selain itu BTP juga juga berpesan agar setiap reses, usahakan uang resesnya untuk membantu orang yang membutuhkan.

Ima mengatakan, dirinya ingin duduk di Komisi E DPRD DKI Jakarta, yang bergelut dalam bidang kesejahteraan rakyat, menyangkut kesehatan, pendidikan, lansia, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Pewarta: Nova Wahyudi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU tetapkan 55 calon terpilih anggota DPRD Provinsi Papua

Komentar