counter

IHSG akhir pekan menguat, merespons positif penyampaian RAPBN 2020

IHSG akhir pekan menguat, merespons positif penyampaian RAPBN 2020

Karyawan beraktivitas di dekat grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/8/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Apa yang disampaikan cukup masuk akal di tengah situasi global yang tidak menentu
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup menguat seiring respons positif pelaku pasar terhadap penyampaian RAPBN 2020 oleh Presiden Joko Widodo di DPR.

IHSG ditutup menguat 29,07 poin atau 0,46 persen ke posisi 6.286,75. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 3,01 poin atau 0,31 persen menjadi 980,29.

Analis Pacific 2000 Sekuritas, Indra kepada ANTARA di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa penguatan indeks BEI salah satunya terpengaruh RAPBN 2020 beserta nota keuangan yang dinilai rasional.

"Sebagian pelaku pasar saham merespons positif RAPBN, apa yang disampaikan cukup masuk akal di tengah situasi global yang tidak menentu," ujarnya.

Ia mengemukakan salah satu yang dilihat pasar yakni target pertumbuhan ekonomi 2020 sebesar 5,3 persen, sama dengan target yang dipatok dalam asumsi makro APBN tahun ini.

"Di tengah perang dagang yang masih berlangsung, pertumbuhan sebesar itu dinilai sudah cukup optimistis," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, penguatan indeks BEI relatif tertahan menyusul sejumlah saham sektor perbankan mengalami tekanan.

Hal itu dikarenakan perang dagang yang masih berlangsung akan mempengaruhi kinerja sektor tersebut.

Dikabarkan, China menyatakan akan melawan tarif terbaru Amerika Serikat atas 300 miliar dolar AS barang-barang China.

Situasi itu, lanjut dia, direspons negatif oleh investor asing yang pada akhir pekan ini (16/8/2019) mencatat jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp722,54 miliar.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 522.485 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,15 miliar lembar saham senilai Rp8,21 triliun. Sebanyak 200 saham naik, 182 saham menurun, dan 155 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 13,16 poin (0,06 persen) ke 20.418,81, indeks Hang Seng menguat 238,76 poin (0,94 persen) ke 25.734,22, dan indeks Straits Times melemah 11,44 poin (0,37 persen) ke posisi 3.114,65.

Baca juga: Saham China ditutup menguat setelah dibuka bervariasi
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup 0,42 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir melemah 0,58 persen


Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar