counter

Tarian Nusantara persembahan pelajar di batas Indonesia - Malaysia

Tarian Nusantara persembahan pelajar di batas Indonesia - Malaysia

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Sulawesi Tenggara menampilkan tarian asal daerahnya pada acara pelepasan dan pembukaan SMN 2019 di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (15/8/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Sebanyak 74 pelajar dari SMP Negeri Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan daerah perbatasan Indonesia - Malaysia, mempersembahkan tarian Nusantara pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Persembahan tarian Nusantara itu usai pengibaran Bendera Merah Putih di Komplek Pos Lintas Batas Negara (PLBN), di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Sabtu.
 
Dihubungi Antara, pelatih tari Nusantara, Riani Kasih, mengatakan persembahan tarian nusantara itu sebagai wujud kecintaan pelajar dan warga perbatasan terhadap budaya Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI di perbatasan.
Baca juga: HUT Kemerdekaan di perbatasan undang pejabat dari Malaysia
 
Menurut Riani, pelajar dan masyarakat sangat antusias dalam memperingati hari kemerdekaan dan sampai saat ini pelajar dan masyarakat perbatasan masih setia terhadap NKRI.
 
" Pelajar dan generasi muda semakin semangat dalam melestarikan seni budaya khas Indonesia, lagu kebangsaan dan tarian daerah, itu menunjukan kecintaan kami yang berada di perbatasan," ucap Riani yang merupakan seorang guru di perbatasan Indonesia - Malaysia.
 
Ketua Tim Tari Nusantara, Valena Arba mengaku merasa bangga bisa mempersembahkan tarian nusantara di hari kemerdekaan RI.
 
" Tarian itu persembahan kami dari daerah perbatasan, kami cinta Indonesia, kami siap mempertahankan kedaulatan NKRI di perbatasan, salam kami dari batas untuk Indonesia untuk pak Jokowi, jangan ragukan kecintaan kami terhadap ibu Pertiwi," kata Valena dengan lantang.
Baca juga: PLBN Badau jadi pusat HUT Kemerdekaan di perbatasan RI-Malaysia
Baca juga: Warga Perbatasan Pasang Bendera Terbalik

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar