counter

Napak tilas ke Tugu MacArthur dilakukan peserta SMN asal Sulsel

Napak tilas ke Tugu MacArthur dilakukan peserta SMN asal Sulsel

Miftamil Husna (berdiri kiri) dan Muh Widyachsan Warisman (berdiri kanan) bersama dua teman peserta Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Sulsel berpose di Tugu MacArthur, Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (18/8/2019).(FOTO ANTARA/ Alfian Rumagit)

27 pelajar yang berasal dari 24 kabupaten di Sulsel itu menuju ke sejumlah titik di lokasi Tugu MacArthur di Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura
Jayapura (ANTARA) - Peserta Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 yang digagas oleh Kementerian BUMN asal Sulawesi Selatan napak tilas ke lokasi bersejarah peninggalan Perang Dunia II, Tugu MacArthur usai menerima materi wawasan dan empat pilar kebangsaan di Rindam XVII/Cenderwasih, Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu.

Para peserta yang terdiri atas 27 pelajar yang berasal dari 24 kabupaten di Sulsel itu langsung menuju ke sejumlah titik di lokasi Tugu MacArthur. Tugu McArthur adalah saksi sejarah besar Perang Dunia II yang terjadi di tanah Papua. Tugu ini menjadi peringatan datangnya pasukan sekutu di wilayah Pasifik pada tahun 1944 terkait penyerangan sekutu terhadap Jepang yang saat itu menguasai sebagian besar wilayah Filipina.

Jenderal Douglas McArthur yang saat itu menjadi panglima besar pasukan sekutu, memerintahkan pasukannya untuk mendirikan sebuah markas besar di Pasifik Barat Daya dan lokasinya ada di distrik Sentani, tepatnya di sekitar bukit tempat Tugu McArthur itu berada.

Para pelajar itu ada yang berswafoto, bahkan ada yang mengabadikan keindahan alam Danau Sentani dari atas bukit Ifar Gunung.

Muh Widyachsan Warisman dari SMAN 11 Pinrang, Kabupaten Pinrang mengatakan pemandangan alam di atas Tugu MacArthur sangat indah dan luar biasa.

"Amazing....indahnya. Ada banyak pohon endemik, khusus di Papua. Dan ini pengalaman menarik bagi saya," kata Warisman, anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Senada itu, Miftamil Husna dari SMAN 3 Bantaeng, Kabupaten Bantaeng menilai lokasi Tugu MacArthur bisa mendatangkan pendapatan ekonomi bagi warga setempat jika dikelola dengan baik dan benar.

"Pemandangannya luar biasa. Ini pertama kali saya ke suatu tempat di ketinggian yang bisa melihat ke arah Kota Sentani," katanya.

Usai dari Tugu MacArthur, para peserta SMN 2019 asal Sulsel sempat singgah di lokasi "outbound" Rindam dan Tugu Infanteri.

Pada Minggu malam  peserta SMN 2019 asal Sulsel dijadwalkan makan malam bersama Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano dan juga pejabat Pemprov Papua lainnya.

Baca juga: Di Rindam Cenderawasih peserta SMN Sulsel dibekali wawasan kebangsaan

Baca juga: SMN asal Sulsel tampilkan Tarian Padupa di Jayapura

Baca juga: Peserta SMN Sulsel ikut upacara HUT RI di Papua

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perketat pengamanan, setiap 500 meter ada pos TNI-Polri di Wamena

Komentar