counter

Tour de Indonesia 2019

PRCT dapat suntikan pebalap berpengalaman pada Tour d'Indonesia 2019

PRCT dapat suntikan pebalap berpengalaman pada Tour d'Indonesia 2019

Pebalap senior Robin Manullang (paling kanan) berpose dengan rekan satu timnya di PGN Road Cycling Team. Tim ini menjadi satu dari 18 tim yang turun pada Tour d'Indonesia 2019 dari Candi Borobudur menuju Bali, 19-23 Agustus. ANTARA/HO/PRCT

Jakarta (ANTARA) - PGN Road Cycling Team (PRCT) mendapatkan suntikan pebalap berpengalaman di dalam skuatnya sebelum berjuang pada kejuaraan internasional Tour d'Indonesia 2019 yang berlangsung 19-23 Agustus.

Pebalap itu adalah Robin Manullang, yang kembali turun gunung. Nama pebalap senior asal Kalimantan Timur itu muncul pada daftar nama peserta kejuaraan balap sepeda level 2.1 UCI yang dikeluarkan oleh panitia penyelenggara Tour d'Indonesia 2019, Minggu.

Masuknya nama peraih medali emas balap sepeda SEA Games 2015 dan sudah kenyang turun pada balapan internasional itu juga dibenarkan oleh pebalap PRCT lainnya, Jamalidin Novardianto. Padahal pada data awal nama Robin Manullang itu tidak muncul.

"Benar. Robin turun. Dia menggantikan Jamal Hibatulloh," kata Jamalidin Novardianto saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Meski tidak menjelaskan alasan pergantian personel, pebalap yang akrab dipanggil Ferdi ini hanya menyatakan jika pebalap yang masuk dan keluar memiliki spesialiasi yang sama.

"Climber diganti dengan climber," kata pebalap asal Malang itu.


Baca juga: Ariya siap pertahankan gelar, meski 2019 lebih kompetitif


Masuknya Robin Manullang memperkuat skuat PRCT pada Tour d'Indonesia 2019 bersama Jamalidin Novardianto, Sendy Nur Hasan, Odie Setiawan dan Aiman Cahyadi yang merupakan juara bertahan untuk kategori pebalap Indonesia terbaik.

Saat ditanya persiapan etape pertama dari Candi Borobudur Jawa Tengah menuju Ngawi Jawa Timur, Senin (19/8), Ferdi mengaku sudah siap dan akan menjalankan rencana yang disiapkan oleh manajemen tim. Apalagi dalam tour peran tim sangat penting untuk meraih hasil terbaik.

"Besok kita gas," kata pebalap dengan spesialisasi sprinter itu.

Etape pertama Tour d'Indonesia 2019 memiliki rute cenderung datar dan sesuai dengan spesialisasi Ferdi. Namun, perjuangannya bakal tidak mudah karena banyak pebalap dengan spesialisasi yang sama juga mengejar termasuk pebalap timnas Indonesia, Projo Waseso maupun pebalap asing yang juga berpartisipasi.

Tour d'Indonesia 2019 sediri menempuh jarak 825,2 km dari Candi Borobudur, Jawa Tengah dan finis di Geopark Batur, Bali. Balapan terbagi dalam lima etape yaitu Candi Borobudur-Ngawi, Madiun-Batu, Batu-Jember, Jember-Banyuwangi dan Gilimanuk-Geopark Batur Bali.

Baca juga: Projo Waseso akan optimalkan dua rute mendatar

Baca juga: Woro Fitrianto lengkapi skuat timnas untuk Tour d'Indonesia 2019


Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar