counter

Peserta SMN-2019 berwisata budaya dan alam di Sulut

Peserta SMN-2019 berwisata budaya dan alam di Sulut

Siswa SMN mengunjungi lokasi wisata dan budaya di Sulut. ANTARA/Dokumen.

Manado (ANTARA) - Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019 diajak berwisata budaya dan alam yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

"Kali ini anak-anak SMN berkunjung di Makam Tuanku Imam Bonjol, Benteng Moraya dan Danau Linow," kata Project Manager WIKA Bendungan Kuil Kawangkoan Aprianto Donny selaku wakil penanggung jawab acara SMN di Manado, Senin.

Tempat wisata ini, katanya, merupakan lokasi bersejarah dan tujuan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Dia menjelaskan Makam Imam Bonjol merupakan salah satu sejarah yang wajib dikunjungi SMN, sehingga mengetahui perjalan sejarah dan perjuangan Imam Bonjol.
Baca juga: Peserta SMN Jawa Tengah Kagumi keindahan Sulut

Orang Minangkabau menyebut Awak Badusanak, sedangkan orang Minahasa mengatakan Torang Samua Basudara. Semangat persaudaraan bergelora saat tokoh dan masyarakat berbeda etnis itu bertemu di makam Imam Bonjol, di Desa Lota, Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Tuanku Imam Bonjol, ulama berpengaruh di Sumatera Barat yang gigih melawan penjajahan Belanda dalam perang Padri (1821-1837), menjadi titik temu warga Minahasa-Minangkabau. Imam Bonjol diasingkan jauh dari ranah Minang ke Desa Lota, Pineleng, Minahasa, Sulut lalu meninggal dan dimakamkan di sana.

Peserta SMN juga berkunjung ke salah satu tempat wisata bernilai sejarah tinggi, yang juga terletak di kawasan ini yaitu Benteng Moraya.

Bangunan serupa menara pengintai dengan 4 lantai ini, menjulang tinggi seolah mengingatkan era kejayaan Tou Minahasa di zaman dahulu.
Baca juga: Peserta SMN Sulut dibekali pengetahuan seni dan budaya

Tempat wisata ini belum lama dibangun oleh pemerintah kabupaten Minahasa, setelah penemuan beragam kayu pondasi rumah orang Minahasa jaman dulu, serta waruga-waruga di tempat ini.

Kini monumen benteng Moraya sudah dibuka untuk umum, bagi yang berminat untuk berkunjung serta belajar sejarah seputar suku Minahasa di zaman dulu, tempat ini wajib Anda kunjungi.

Sedangkan Danau Linouw (atau Linow) adalah sebuah danau vulkanik yang terletak diluar Tomohon, dekat Manado, Indonesia. Beberapa lubang hidrotermal memuntahkan gas panas dari tepi dan kedalaman danau.

Komposisi kimiawi yang berubah dari danau berarti warnanya sering berubah warna, mulai dari merah, hijau tua, dan bahkan biru gelap.

Danau ini berbatasan di sisi-sisinya oleh Gunung Lokondan Gunung Mahawu. Danau ini memiliki bau seperti telur busuk dikarenakan oleh jumlah belerang yang sangat besar di danau tersebut. Kata "Linouw" berasal dari bahasa Minahasayang berarti "tempat berkumpulnya air.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menjadi penanggung jawab kegiatan SMN 2019 dengan dukungan PT Nindya Karya (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), dan Perum DAMRI.

SMN 2019 merupakan salah satu program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) yang berlangsung sejak 12-22 Agustus.
Baca juga: Peserta SMN Sulut ikuti bela negara di Rindam IV/Diponegoro

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar