Remaja di Medan ditangkap karena mencuri 32 unit sepeda motor

Remaja di Medan ditangkap karena mencuri 32 unit sepeda motor

Tersangka Kocu (memakai helm merah) saat melakukan aksi pencurian di Jalan Pahlawan (CM Laundry) Medan Perjuangan. (Antara Sumut/Istimewa)

Medan (ANTARA) - Petugas Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang merupakan komplotan 'Becak Hantu'.

Pelaku yakni Marusaha Sihombing alias Kocu (22) Rendy Prananta Simangunsong alias Rendy (22) dan FS alias Locot (17) warga Perumnas Mandala, Medan.

Selain ketiga pelaku petugas juga menangkap Alex Suharto (34) warga Perumnas Mandala, Medan yang merupakan penadah hasil curian.

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Senin, mengatakan, para pelaku telah mencuri sebanyak 32 unit sepeda motor dari 27 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dan setiap hasil kejahatannya di jual kepada tersangka Alex," katanya.

Baca juga: Polisi amankan kakak beradik pelaku pencurian sepeda motor

Baca juga: Empat penadah jaringan Jakarta-Banten dibekuk aparat Polda Metro Jaya

Baca juga: Polisi ungkap kasus pencurian motor dari rekaman CCTV


Ia menjelaskan, tersangka Kocu, Rendy dan Locot di tangkap di salah satu rumah kos di Jalan Bajak V, Medan Amplas. Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap penadahnya.

"Ketiga pelaku dan penadahnya merupakan resedivis dalam kasus yang sama," ujarmya.

Dari hasil penangkapan, petugas menyita barang bukti 2 unit sepeda motor, 1 buah gerenda mesin, 2 buah mata gerenda, 7 kunci L, 3 obeng, 5 kunci Y, 1 tas hitam, 1 tang dan 1 helm," tambahnya.

"Kami masih memburu pelaku lainnya dari kompolotan pencurian becak hantu ini," jelasnya.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana. Sementara penadahnya dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana.

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cegah pencurian, BMKG Palu pasang alat pendeteksi gempa di perkantoran

Komentar