SMN Sulsel diperkenalkan kuliner Papua

SMN Sulsel diperkenalkan kuliner Papua

Peserta SMN asal Sulsel ikut terlibat dalam proses mengangkat hasil bakar batu di SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Kota Jayapura, Papua, Selasa (20/8) (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)

Jayapura (ANTARA) - Para peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 yang digagas oleh Kementerian BUMN asal Sulawesi Selatan (Sulsel) diperkenalkan sejumlah kuliner khas Papua ketika mengunjungi SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Perumnas II, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kita Jayapura, Papua, Selasa.

Sebelum diperkenalkan dengan kuliner Papua seperti papeda, keladi tumbuk dan cara masa bakar batu, para peserta SMN dikenalkan tentang lingkungan sekolah, mulai dari jumlah siswa, guru dan kelas serta fasilitas pendukung yang ada di SMA YPPK Teruna Bakti Waena.

Usai itu, para peserta SMN berinteraksi dengan pelajar setempat yang bertugas untuk memperkenalkan kuliner Papua di halaman sekolah.

Baca juga: Napak tilas ke Tugu MacArthur dilakukan peserta SMN asal Sulsel

Nampak terlihat, dari 27 peserta SMN asal Sulsel berbaur dengan pelajar Papua, ada yang mencoba membuat keladi tumbuk, sagu diolah menjadi Papeda hingga melihat dan ikut membantu proses bakar batu yang menunya berupa daging ayam.

"Teman-teman peserta SMN asal Sulsel bisa melihat dan ikut membuat kuliner khas Papua, sepertu kelasi tumbuk, sagu menjadi papeda, lukisan kulit kayu dan bakar batu," kata Erica Damai Wanty, pelajar kelas XII IPA2 SMA YPPK Teruna Bakti yang jadi koordinator pembawa acara.

Melihat cara membuat sagu jadi papeda, keladi tumbuk, juga kolak serta proses bakar batu, rupanya menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta SMN asal Sulsel dari Kota Parepare.

"Ini pengalaman menarik, karena salah satu ciri khas suatu daerah adalah makanan khas. Makanan khas Papua unik, apalagi cara bakar baru," kata Teguh Setiawan dari SMAN 5 Parepare.

Senada itu, Imel Ayudia dari SMAN 3 Luwu, Kabupaten Luwu menilai kuliner Papua tidak kalah menarik dengan kuliner nusantara lainnya.

"Enak rasanya keladi tumbuk. Dan paling unik itu cara masak bakar batu yang sangat berbeda sehingga punya cita rasa yang alami," katanya.

Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan momentum pertukaran pelajar antarprovinsi yang difasilitasi oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN).

Tahun ini di Provinsi Papua, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai BUMN PIC (koordinator) program SMN.

Siswa-siswi peserta SMN dari Papua dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan, dan peserta SMN Sulawesi Selatan ke Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan SMN 2019 akan berlangsung hingga 23 Agustus mendatang.

Baca juga: Peserta SMN sampaikan terima kasih kepada BUMN

Baca juga: Peserta SMN Sulsel berkunjung ke perbatasan RI-PNG

 

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan hektar sawah terancam rusak

Komentar