counter

Basarnas Sultra evakuasi tiga korban terbakarnya KM Izhar

Basarnas Sultra evakuasi tiga korban terbakarnya KM Izhar

Tim Basarnas melakukan pencarian terhadap 6 korban kapal terbakar KM Izhar di Perairan Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Hingga hari ketiga pencarian enam korban tersebut belum ditemukan. ANTARA/Dok. Basarnas/am.

Kendari (ANTARA) - Tim gabungan Badan Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara mengevakuasi tiga orang korban KM Izhar yang mengalami musibah kebakaran Jumat (16/8) dalam pelayaran dari pelabuhan Kendari tujuan Salabangka, Sulawesi Tengah di perairan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi di Kendari, Selasa, mengatakan korban lelaki Heriyanto yang beralamat Lakombulo, Kecamatan Bungku Selatan, Sulawesi Tengah pertama ditemukan pada Selasa dini hari 20 Agustus 2019 sekitar pukul 02.50 WITA.

Dari saku celana korban yang mengapung sekitar 500 meter dari tempat kejadian musibah ditemukan tanda pengenal berupa kartu tanda penduduk Heriyanto.

Tim SAR yang terus melakukan pencarian kembali menemukan jasad seorang laki laki sekitar pukul 06.00 WITA yang diperkirakan berjarak 400 meter dari lokasi kapal KM Izhar terbakar.

Pada pukul 07:15 WITA kembali ditemukan korban berjenis kelamin laki laki di perairan Tanjung Toronipa, Kabupaten Konawe jarak kurang lebih 1,5 NM dari lokasi tenggelamnya kapal yang dinahkodai Sarluddin Abdul Razak (42).

Tim Basarnas menyerahkan ketiga korban di RS Bhayangkara Polda Sultra untuk mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Tim Basarnas mengharapkan nelayan maupun kapal lainnya yang melintas di wilayah perairan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah yang berbatasan dengan Laut Samudera turut membantu memantau keberadaan tiga orang korban yang masih dinyatakan hilang.

Beberapa saat setelah musibah kapal terbakar ditemukan tujuh orang penumpang KM Izhar meninggal dunia yang menyeret nahkoda kapal dan anak buah kapal (ABK) menjalani proses hukum.

Data Subbidkespol Biddokkes Polda Sultra menyebutkan tujuh korban meninggal, yakni Syamsiah Lewa (70) alamat sesuai kartu kependudukan Desa Bungkela Kecamatan Kalerowa Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Nurianti (45), alamat Desa Lalogombu Kecamatan Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan dan Haikal (4) domisili Desa Lalogombu Kecamatan Punggaluku, Kabupaten Konawe Selatan.

Korban berikutnya adalah Salmia Lasimi (45) beralamat Jl. Imam Bonjol Kelurahan Alolama, Kota Kendari, Omang (38) warga Kampung Waru-waru Desa Puwaru Kecamatan Kalerowa, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Samuia (38) beralamat di Desa Werea Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Proivinsi Sulawesi Tengah dan soerang bayi Naura (2) yang berdomisili Kelurahan Mata, Kota Kendari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan KM Izhar yang mengangkut 72 orang penumpang  dan tujuh orang anak buah kapal (ABK) mengalami musibah terbakar dalam pelayaran dari pelabuhan Kendari tujuan Salabangka, Sulawesi Tengah di perairan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tanggara pada Jumat 16 Agustus 2019 sekitar pukul 23:30 Wita.

Baca juga: Polisi usut kapal terbakar di Sulawesi Tenggara
Baca juga: Polisi identifikasi tujuh korban meninggal kapal terbakar
Baca juga: Operasi SAR pencarian 30 korban KM Pieces dihentikan

Pewarta: Sarjono
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Basarnas evakuasi 311 korban kebakaran KM Santika Nusantara

Komentar