counter

SMN Jatim belajar sejarah dan wisata di Bone Bolango

SMN Jatim belajar sejarah dan wisata di Bone Bolango

Sejumlah peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Jawa Timur (Jatim) melakukan ziarah makam pahlawan Gorontalo Nani Wartabone di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (20/8/2019). Sebanyak 47 peserta SMN belajar mengenai sejarah, budaya serta wisata dalam rangkaian BUMN Hadir Untuk Negeri. (Foto Adiwinata Solihin)

"Kami menjadi tahu bagaimana perjuangan bapak Nani Wartabone bersama keluarga dan masyarakat yang bergerilya melawan para penjajah demi memperjuangkan kemerdekaan,"
Gorontalo (ANTARA) - Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Jawa Timur belajar sejarah dan wisata di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa.

Perjalanan para siswa dari berbagai sekolah se Provinsi Jawa Timur tersebut dimulai dengan mengunjungi makam pahlawan Gorontalo, Nani Wartabone.

Salah seorang peserta Eva Nanda mengatakan bahwa melalui kunjungan itu, ia dan teman-temannya mengetahui bahwa Gorontalo terlebih dahulu merdeka dari Indonesia yaitu pada 23 Januri 1942.

"Masih di lokasi yang sama, kamu juga melakukan bedah buku dengan judul "They Are Inspiring", yang digelar Perum LKBN ANTARA," ujarnya.

Ia berharap semoga bisa menjadi generasi muda yang luar biasa bagi daerah dan juga bangsa dan negara dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Siswa lainnya Aisyah Devka Safitri mengaku jika ia mendapatkan banyak pelajaran dan sejarah dari Provinsi Gorontalo.

"Kami menjadi tahu bagaimana perjuangan bapak Nani Wartabone bersama keluarga dan masyarakat yang bergerilya melawan para penjajah demi memperjuangkan kemerdekaan," ungkapnya.

Sebelumnya, para siswa mengikuti bedah buku dan berdialog dengan pembicara sekaligus penulis buku Nurhadi Taha, terkait dengan motivasi menulis dan mengenal tokoh-tokoh asal Gorontalo dalam kiprah hingga tingkat nasional.

Dua tokoh asal Gorontalo yang menjadi ulasan menarik dalam bedah buku itu, yakni Thayeb Mohammad Gobel, yang juga orang tua dari mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, serta pahlawan nasional Nani Wartabone.

 

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Jaka Sugiyanta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar