Formula 1

Charles Leclerc bawa pengaruh buruk kepada Ferrari

Charles Leclerc bawa pengaruh buruk kepada Ferrari

Pebalap Ferrari asal Monako, Charles Leclerc, beristirahat saat Grand Prix Formula Satu Hungaria di Sirkuit Hungaroring di Mogyorod, dekat Budapest, 4 Agustus 2019. ANTARA/AFP/ANDREJ ISAKOVIC

Jakarta (ANTARA) - Wartawan Formula 1 Peter Windsor menilai salah satu alasan utama Ferrari melempem musim ini adalah karena kedatangan Charles Leclerc di Maranello.

Leclerc adalah pengganti pebalap veteran Kimi Raikkonen, setelah pindah haluan dari Sauber menyusul baru satu tahun berkiprah pada Formula 1.

Windsor yakin Leclerc dan kepribadian yang ambisius serta gaya balapnya yang agresif telah melempar Sebastian Vettel keluar dari persaingan menjadi juara.

Ferrari belum memenangkan satu pun balapan selama 2019, meskipun sudah tiga kali menempati pole position di Bahrain, Kanada dan Austria, yang dua di antaranya dicapai Leclerc.

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Tetapi Windsor yakin kedatangan pebalap asal Monako ke tim Italia ini berdampak buruk kepada performa Ferrari.

"Sungguh mengagetkan melihat dampak yang dia (Leclerc) timbulkan kepada Sebastian Vettel dan Ferrari," kata sang jurnalis dalam vlog YouTube-nya.

"Saya kira ini menjelaskan mengapa Ferrari belum memenangkan apa-apa tahun ini dan bukan calon juara seperti semua diperkirakan."

"Ini karena kecepatan Charles Leclerc dan cara tim ini menciptakan keseimbangan", kata Windsor dalam laman gpblog.com, seraya menyebut Vettel akhirnya terkubur citranya sebagai pebalap utama Ferrari.

Baca juga: Ferrari perlu rehat sejenak, kata Ross Brawn

Baca juga: Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar