counter

Pemerintah siapkan posko kesehatan di wilayah kebakaran hutan

Pemerintah siapkan posko kesehatan di wilayah kebakaran hutan

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto (tengah) memberikan keterangan pada wartawan usai memimpin rapat koordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan, di kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Rabu (21/8/2019). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Intinya pemerintah tetap hadir, pemerintah punya tanggung jawab dunia internasional, bahkan untuk Indonesia menjaga paru-paru dunia ini dengan baik.
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyiapkan posko dan shelter di wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan untuk memberikan layanan kesehatan dan menampung masyarakat yang terganggu kesehatannya akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

"Dari Kementerian Kesehatan menyiapkan 16 posko dan 35 shelter di wilayah yang rawan terjadi karhutla, untuk menampung masyarakat yang terganggu kesehatan pernapasannya ditampung di situ," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto usai memimpin rapat koordinasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Rabu.

Wiranto menegaskan bahwa pemerintah akan tetap bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas udara Indonesia sebagai paru-paru dunia.

"Intinya pemerintah tetap hadir, pemerintah punya tanggung jawab dunia internasional, bahkan untuk Indonesia menjaga paru-paru dunia ini dengan baik," kata dia.

Di beberapa wilayah terdampak asap karhutla memiliki kualitas udara yang sangat buruk, bahkan hingga membahayakan. Daerah terdampak asap karhutla, seperti Jambi, sempat meliburkan kegiatan sekolah selama sepekan lantaran kualitas udara yang berbahaya.

Wiranto dalam paparan rapat koordinasi tersebut mengatakan jumlah titik api yang terjadi di seluruh Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan Tahun 2018.

Dia menerangkan penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan 99 persen karena ulah manusia. Keadaan tersebut diperparah dengan adanya fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi iklim Indonesia lebih kering.

Pemerintah menyiapkan berbagai cara untuk memadamkan karhutla dengan bom air menggunakan helikopter hingga menciptakan hujan buatan. Namun kendala yang dihadapi untuk membuat hujan buatan adalah sedikitnya awan yang ada di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
Baca juga: Kalteng akan bangun posko di titik rawan karhutla
Baca juga: Presiden Jokowi minta posko karhutla hingga kecamatan
Baca juga: Presiden perintahkan aktifkan delapan posko atasi asap

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemadaman titik api difokuskan di Ogan Komering Ilir

Komentar