counter

Laporan dari Tanah Suci

Di Masjidil Haram dan Nabawi pos-pos layanan jamaah tetap disiagakan

Di Masjidil Haram dan Nabawi pos-pos layanan jamaah tetap disiagakan

Suasana siang di salah satu pintu menuju Masjidil Haram, Kota Mekkah, Arab Saudi. (FOTO ANTARA/Hanni Sofia)

Petugas Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) akan tetap mengawal jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, meskipun saat ini sudah tidak sepadat saat menjelang musim Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina)
Mekkah (ANTARA) - Pos-pos layanan jamaah dari para petugas haji tetap disiagakan di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi meskipun intensitas jamaah sudah mulai berkurang karena banyak dari mereka yang telah kembali ke Tanah Air.

“Petugas Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) akan tetap mengawal jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, meskipun saat ini sudah tidak sepadat saat menjelang musim Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina),” kata Sekretaris (P3JH) dr Pradipta Suarsyaf di Kota Mekkah, Kamis.

Ia mengatakan, saat ini kasus-kasus gangguan kesehatan jamaah baik di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi sudah jauh menurun.

P3JH, kata dia, tidak mengurangi jumlah pos yang dioperasikan di dua masjid tersebut terutama di Masjidil Haram.

“Jumlah pos tetap saja. Kita tambah penguatan di masjid baru di perluasan Masjidil Haram yang belakang itu kita sisir,” katanya.

Untuk di Masjidil Haram, diakuinya saat ini kondisi tidak sepadat sepekan lalu dan pengamanan dari para "askar" (petugas keamanan)  juga tidak seketat beberapa waktu sebelumnya.

Saat ini bahkan untuk masuk ke area dalam Masjidil Haram dari Pintu Marwah masih bisa diakses satu jam sebelum waktu shalat fardu tiba padahal sebelumnya beberapa jam sebelum waktu shalat sudah ditutup.

“Tidak harus naik ke lantai atas. Jamaah yang ditangani Pos Satu juga berkurang jauh. Intensitas baik jamaah dan kasusnya berkurang. Untuk kasus medis juga berkurang. Paska Armuzna ini semakin jarang kita temukan,” katanya.

Meskipun, kata dia,  sempat ada kejadian seorang anggota jamaah meninggal di lantai teratas Masjidil Haram atau di roof top.

Sementara di Madinah sendiri, kata dia, dilaporkan justru terjadi eskalasi atau peningkatan jamaah yang masuk.

“Pengalaman tahun lalu, dikira santai. Tetapi justru banyak yang tumbang saat ibadah di Madinah. Ada kelelahan. Maka P3JH bersiap dan waspada antisipasi. Petugas di Madinah juga buat video edukasi ke sektor-sektor tentang bagaimana tips beribadah apalagi Raudhah itu cukup padat sekarang ini,” demikian Pradipta Suarsyaf.

Baca juga: Tim P3JH tangani jamaah kondisi darurat di Masjidil Haram

Baca juga: Jamaah calon haji disarankan umrah saat dhuha atau setelah isya

Baca juga: P3JH katakan kelelahan jadi masalah utama jamaah lansia


 

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

189 jamaah haji asal Kota Madiun tiba di kampung halaman

Komentar