counter

GrabFood ajak masyarakat kurangi penggunaan plastik

GrabFood ajak masyarakat kurangi penggunaan plastik

Suasana kegiatan bersih sampah pantai Grabfood bersama sejumlah mitra di Pantai Mertasari, Denpasar, bali, Kamis (22/8). Antaranews Bali/Fikri Yusuf

Denpasar (ANTARA) - Grab melalui layanan pesan antar makanan GrabFood, bekerjasama dengan sejumlah mitra menggerakkan program pelestarian lingkungan hidup dan mengajak masyarakat menggunakan barang berbahan plastik demi menyelamatkan lingkungan.

"Pada kesempatan ini, kami menggandeng sejumlah pihak seperti komunitas Malu Dong, Get Plastic dan mitra kami, Burger King dalam program kelestarian lingkungan hidup untuk mengurangi penggunaan plastik di Bali," ujar Head of Marketing GrabFood and New Business, Grab Indonesia, Ichmeralda Altri Rachman, saat aksi bersih sampah di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali, Kamis.

Ia mengatakan, Grab berkomitmen tak hanya sebatas dalam mendukung kemajuan transportasi dan pertumbuhan ekonomi digital.

Menurutnya, Grab juga ingin menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mendorong ekosistem untuk mengubah limbah plastik ke sesuatu yang lebih berguna dan bisa dimanfaatkan bagi semua orang.

"Program kami ini juga sejalan dengan Pergub Bali No. 97 tahun 2018 yang melarang penggunaan material plastik seperti, kantong plastik, sedotan plastik, hingga styrofoam. Dampaknya, pengiriman dan penggunaan produk plastik ke Bali turun drastis sejak Januari sampai awal Juni 2019," kata Ichmeralda.

Ia menjelaskan, program yang dilaksanakan di Bali itu merupakan awal dari komitmen berkepanjangan GrabFood terhadap pelestarian lingkungan hidup yang diharapkan nantinya dapat dilaksanakan setiap bulan.

"Sebagai rangkaian awal, kami kali ini melibatkan 150 mitra pengemudi untuk mengumpulkan sampah-sampah di Pantai Mertasari Sanur. Bersama dengan para mitra, GrabFood setidaknya menargetkan untuk mengumpulkan mitra ikut menggerakkan program kelestarian lingkungan hidup," katanya.

GrabFood juga bekerjasama dengan salah satu mitra merchantnya yaitu, Burger King, dengan mengadakan karya seni ramah lingkungan yang akan berfungsi sebagai shelter di Burger King Sunset Road.

Karya tersebut terbuat dari beberapa bahan, yang terbuat dari Sundae Cup Burger King bekas, kayu bekas, dan ban bekas yang telah dikumpulkan dan dibentuk.

Karya seni ramah lingkungan tersebut pun melibatkan kolaborasi seniman berkebutuhan khusus Pinky Sinanta dan Sjaki-Tari-Us Foundation.

Chief Marketing Officer Burger King, Aaron Tang, mengatakan, pihaknya merasa bangga dapat menjadi tuan rumah untuk proyek perdana GrabFood dalam kampanyenya mengajak masyarakat lebih bijak dengan mengurangi penggunaan plastik dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan.

"Hal ini sejalan dengan agenda tanggung jawab sosial Burger King Indonesia. Banyak yang belum mengetahui bahwa Burger King Bali Sunset Road yang merupakan restoran Burger King pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh tim yang terdiri lebih dari 80% anggota yang berkebutuhan khusus," katanya.

Ke depannya, Grab juga akan meletakkan drop box pengumpulan sampah plastik di sejumlah titik di seluruh wilayah Bali. Drop box pertama akan diletakkan di Burger King Sunset Road dan menyusul di beberapa Banjar.

Nantinya, sampah plastik yang dikumpulkan dari drop box akan diproses dan dipilah oleh Get Plastic.

Baca juga: KLHK siapkan imbauan terkait kemasan plastik sekali pakai

Baca juga: Bandara San Francisco-AS larang penjualan botol air plastik

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Upaya warga menjaga kualitas air sungai

Komentar