counter

Menteri Perdagangan apresiasi harga daging di Kupang

Menteri Perdagangan apresiasi harga daging di Kupang

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat memantau harga daging di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat, didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. (Antara foto/Aloysius Lewokeda)

Kupang (ANTARA) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengapresiasi harga daging di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini tetap dalam kondisi stabil.

“Yang paling luar biasa harga daging di sini stabil dan jauh di bawah harga rata-rata di Jawa,” katanya kepada wartawan usai meninjau harga bahan pokok di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang, Jumat.

Menteri berada di Kota Kupang dalam rangka meninjau harga bahan pokok pada sejumlah pasar tradisional di ibu kota Provinsi NTT. Kegiatan pemantauan didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Ia menjelaskan, harga daging seperti daging sapi di daerah Jawa saat ini rata-rata berkisar antara Rp110.000-Rp120.000 per kilogram, sementara di Kota Kupang stabil Rp90.000 per kilogram.

"Harga daging ayam maupun telur ayam di pasar tradisional setempat juga stabil," katanya.

Ia mengapresiasi upaya pengendalian harga bahan pokok yang dilakukan pemerintah melalui instansi terkait di daerah.

“Bahan-bahan kebutuhan pokok di pasaran juga diketahui secara detil dari mana pasokannya dan lainnya sehingga upaya pengendalian berjalan,” katanya.

Selain mengunjungi pasar tradisional, Menteri Enggartiasto Lukita juga memantau aktivitas di Pelabuhan Tenau Kupang yang merupakan pelabuhan utama bongkar-muat peti kemas di daerah setempat.

“Nanti siang saya akan cek dengan tol laut, gerai maritim dan segala macam, nanti kami akan selesaikan karena harus dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Baca juga: Harga daging di Cianjur belum turun
Baca juga: Harga daging sapi di Biak Rp150 ribu per kg
Baca juga: Harga daging sapi di Medan Rp120.000-Rp130.000 per kg

 

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perluas ekspor, Mendag janji selesaikan 12 perjanjian internasional

Komentar